Senin, 06 Maret 2017

Mengenal Sherlock Holmes

Karakter yang sudah lahir dari tanggal 6 Januari 1854 ini masih merajai hati penggemarnya di era modern. Bukan hanya bukunya yang masih laris manis dengan berbagai macam cover menarik, namun masih banyak film dan serial yang terinspirasi dari buku karangan Sir Arthur Conan Doyle ini. Mulai dari Detektif Conan, serial SHERLOCK, Elementary, hingga film layar lebar berjudulkan sama, Sherlock Holmes.


Para aktor yang memainkannya seperti Robert Downey Jr. serta Benedict Cumberbatch dianggap berhasil memerankan tokoh yang digambarkan memiliki kemampuan analisis yang melebihi manusia pada umumnya. Tokoh Sherlock Holmes sangat identik dengan daya ingat dan mata yang tajam. Tak lupa jubah, pipa yang berasap, topi pemburu rusa, kaca pembesar dan sifat 'sombong'nya yang sangat khas.


Tak hanya kemampuan analisanya yang di atas rata-rata, Holmes juga terkenal cerdik, logis, pintar menyamar serta mahir dalam menggunakan ilmu forensik untuk memecahkan kasus yang dia tangani. Pertama kali, kisah tokoh ini muncul di media cetak pada tahun 1887 dan sudah ditampilkan di 4 novel dan 56 cerita pendek.


Novel pertama Sir Arthur adalah A Study in Scarlet yang mucul di Beeton's Christmas Annual pada tahun 1887. Semenjak itu novelnya diterjemahkan ke hampir semua bahasa. Pencipta karakter Sherlock Holmes pun pernah menyelesaikan petualangan Sherlock yang berjudul "Penulusuran Benang Merah" hanya dalam 3 minggu. Namun sayangnya, novel tersebut ialah karya gagal yang paling banyak ditolak oleh penerbit.


Ternyata, karakter Sherlock Holmes dulu bernama Sherling Ford. Sedangkan partnernya John Watson bernama Ormand Sacker. Namun nampaknya, nama Sherlock Holmes lebih disukai karena terinspirasi dari nama teman Sir Arthur yang bernama Sherlock.


Seperti kebanyakan novel lain, kurang afdol rasanya bila tak menambahkan sentuhan wanita. Tak seperti Dr. Watson yang membiarkan dirinya jatuh dalam keromantisan cinta, Sherlock Holmes malah merasa dia telah 'menikah' dengan pekerjaannya. Meski begitu, ia memberikan perhatian pada Irene Adler yang juga dikenal sebagai "The Woman".


Dalam serial SHERLOCK, Sherlock Holmes terlihat menaruh minatnya pada Irene Adler. Bahkan dalam film layar lebar Sherlock Holmes, Dr. Watson menyindirnya karena jatuh hati pada seorang pencuri kelas atas. Selain wanita, sebuah cerita takkan lengkap tanpa hadirnya 'arch enemy'. Musuh besar Sherlock Holmes ialah James Moriarty. Moriarty adalah seorang akademis yang luar biasa dengan latar belakang keluarga terpandang. Namun, sayangnya ia menggunakan kejeniusannya untuk berbuat kriminal.

Misteri Zodiac Killer

Zodiac Killer dan Misteri Yang Tak Terungkap

Sesuai dengan sebutannya, Zodiac killer merupakan sebutan dari seorang pembunuh berantai yang sering beroperasi di daerah California Utara. Pembunuh ini mulai melakukan aksinya sekitar tahun 1960 – an, jadi kisah ini memang lumayan sudah lama sekali.

Identitas Sang pembunuh Zodiac killer belum pernah diketahui hingga saat ini. Darimana sang pembunuh berantai ini mendapat sebuah julukannya sebagai ” The Zodiac Killer ” ? Nama Zodiac killer diciptakan karena sering terdapat penyebutan kata Zodiac dalam serangkaian surat yang dikirim ke media setempat.

Tidak ada yang pernah mengetahui siapalah pengirimnya, yang jelas, di setiap  surat – surat yang dikirim itu tersimpan kriptogram dan sebuah sandi – sandi yang membingungkan. Tiga dari surat yang dikirim itu bahkan belum terselesaikan hingga saat ini. Diduga surat – surat itu berasal dari sang pembunuh Zodiac killer.

Para Korban dari Pembunuh Zodiac killer ini dibunuh di empat tempat yang berbeda, diantaranya Benicia, Vallejo, Danau Berryessa, dan Di daerah San Fransisco. Korban adalah Empat pria dan tiga wanita yang diperkirakan berumur 16 – 29 tahun dan telah menjadi korbannya antara bulan Desember 1968 sampai Oktober 1969. Sejumlah tersangka sudah ditetapkan oleh penegak hukum, namun tidak cukup nya bukti untuk membuktikan jika mereka terlibat dalam pembunuhan ini .

Kepolisian San Fransisco pun akhirnya menutup kasus ini pada tahun 2004 karena mengalami ketidakpastian dalam penyelidikan kasus ini, namun kasus ini akhirnya dibuka kembali pada tahun 2007. Kasus ini juga dibuka kembali di kota Vallejo, Napa County, dan Solano County. Bahkan Sebuah Departemen Kehakiman di California telah mengusut kasus ini sejak tahun 1969.

Dalam sebuah suratnya yang dikirim ke surat kabar lokal, penulisnya telah mengklaim sudah melakukan pembunuhan sebanyak 37 kali. Tetapi, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, hanya terdapat 7 korban yang diketahui, bahkan dua korban diantaranya selamat.

Nama Para korban itu adalah :

1. David Arthur Faraday (17) dan Betty Lou Jensen (16) Telah ditembak dan dibunuh pada tanggal 20 Desember 1968 di Area Danau Herman Road.
2. Michael Renault Megeau (19) dan Darlene Elizabeth Ferrin (22) Telah ditembak pada tanggal 4 Juli 1969 di sebuah lapangan parkir di Blue Rock Springs Park di Vallejo. Michael dapat selamat dari serangan itu, tapi Ferrin dinyatakan meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat.
3. Bryan Calvin Hartnell (20) dan Cecelia Ann Shepard (22). Kedua korban ini ditusuk di area danau Berryessa pada tanggal 27 Sepetember 1969. Bryan dapat bertahan dengan 6 luka tusukan di belakang tubuhnya, sedangkan Cecelia mendapatkan luka yang cukup parah dan tidak dapat bertahan ia dinyatakan meninggal pada tanggal 29 September 1969.
4. Paul Lee Stine (29), Telah ditembak pada tanggal 11 Oktober 1969 di lingkungan sekitar Heights Presidio, San Fransisco.

Meskipun ke 7 korban diatas tadi dapat diidentifikasi, namun muncul dugaan terdapat korban yang lain. Korban – korban pembunuhan dibawah ini diduga juga terkait dalam Korban pembunuhan Zodiac killer, meskipun sampai sekarang belum satu pun yang dapat dikonfirmasi :

1. Cheri Jo Bates (18), Korban ditusuk hingga tewas pada tanggal 30 Oktober 1966 di area Riverside Community College.
2. Robert Domingos (18) dan Linda Edwards (17) Telah ditembak hinga tewas pada tanggal 4 Juni 1966 di area pantai dekat Lompoc.

3. Kathleen Johns (22), diduga telah diculik oleh Zodiac killer pada tanggal 22 Maret 1970 di wilayah barat Modesto. ia dilaporkan berhasil melarikan diri setelah ia disekap kurang lebih selama 3 jam.

4. Donna Laas (25) dilaporkan telah menghilang oleh keluarganya pada tanggal 6 September 1970. Sebuah kartu pos yang didugadari Zodiac killer telah ditemukan disekitar tempat tinggalnya.

Pembunuhan pertama yang dilakukan oleh Zodiac killer ini diduga adalah kasus saat penembakan Betty Lou Jensen dan David Faraday yang tepatnya terjadi pada tanggal 20 Juni 1968 di area danau Herman Road, Benicia. Seperti yang dapat kita lihat dari data data para korban, entah mengapa kebanyakan dari korban Zodiac killer adalah pasangan muda mudi. Apakah mungkin ia mempunyai keadaan pisikologi yang terganggu atau semacam trauma di masa lalunya sehingga ia dapat melakukan aksinya sebagai balas dendam ? Entahlah, tidak ada yang mengetahui pasti tentang apa motif sebenarnya sang pembunuh berantai ini.

Uniknya dari kasus pembunuhan ini, Zodiac killer selalu mengirimkan surat – surat kepada media cetak setempat. Pada tanggal 1 Agustus 1969, terdapat tiga surat yang diduga berasal dari Zodiac killer yang diterima oleh Vallejo Times Herald, The San Fransisco Chronicle dan San Fransisco Examiner.

Kryptogram

Salah Satu Surat Yang Pernah dikirimkan Zodiac Killer from lettersofnote.com
Surat – surat ini berisikan tentang pembunuhan yang terjadi di area Danau Herman Road dan Bue Rock Springs. Di dalam surat ini pula berisi kriptogram dan terdapat lebih dari 400 simbol yang diduga berisikan tentang jati diri dari Zodiac killer.

Si pembuat surat ini meminta kepada media agar surat yang ia kirimkan kemedia tersebut dimuat di halaman pertama media cetak tersebut. Bila tidak dilakukan, ia pun mengancam akan melakukan pembunuhan lagi tiap malam. Akhirnya, ketiga media tersebut menerbitkan tulisan nya dengan headline surat yang diklaim dari pembunuh itu. Selama media cetak itu menerbitkan surat kabar harian dengan headline surat dari pembunuh itu, tidak pernah ada laporan terjadinya pembunuhan di daerah itu, apakah sang Zodiac killer terus mengawasinya ?
Pada tanggal 7 Agustus 1969, ada surat lain yang diterima oleh San Fransisco Examiner. Dalam salam pembuka tersebut, tertulis ” Dear Editor, This is the Zodiac speaking”. Ini adalah pertama kalinya sang penulis surat menyebut namanya dalam sebuah surat yang ditulisnya.

Surat itu segera ditanggapi oleh Chief Stiltz, dan ketika berita itu dimuat, Chief Stiltz meminta sang penulis surat atau bisa di sebut Zodiac killer memberikan sebuah rincian yang lebih detail untuk membuktikan bahwa ia benar – benar telah melakukan pembunuhan pada Faraday, Jensen, dan Ferrin.

Penulis surat yang misterius itu kemudian membalasnya dengan memberikan sebuah rincian yang sangat sama persis dengan kasus pembunuhan korban Zodiac killer tadi, namun ia pun tidak menulis banyak dalam surat balasannya itu.

Pada tanggal 8 Agustus 1969, Donald dan Bettye Harden dari California telah berhasil memecahkan Kode kriptogram dan simbol – simbol dalam surat itu. Sayangnya, mereka tidak dapat menemukan nama atau identitas sang pelaku dalam surat- surat itu.

Pada tanggal 14 Oktober 1969, The SF Chronicles kembali menerima kiriman surat dari Zodiac killer, dalam isi suratnya kali ini, ia mengancam akan melakukan penembakan kembali terhadap anak – anak sekolah.

Zodiac Killer

Pada tanggal 8 November 1969, Zodiac killer kembali mengirimkan surat. Kali ini surat itu berisi dengan tulisan kriptogram sebanyak 340 karakter.

Zodiac killer terus berkomunikasi dengan pihak yang berwenang sampai akhir tahun 1970. Ia kerap sekali menggunakan simbol – simbol yang terdapat di dalam isi suratnya.

Bahkan dalam salah satu suratnya, ia pernah menyertakan sebuah diagram bom rakitan yang akan ia gunakannya untuk meledakkan bis sekolah. Di bagian bawah surat, ia juga menyertakan simbol .The SF Chronicles menerima surat lagi pada tanggal 8 Juli 1974. Surat yang di terima ini tidak ada nama pengirimnya, hanya sebuah surat yang berisi sebuah keluhan tentang kolumnis dan telah di tanda tangani dengan “Phentom Red”, seperti lilin yang dicairkan dan ditempel dengan stempel khusus kalo pada jaman dulu.

Sejak surat itu telah diterima oleh SF Chronicles, ada beberapa surat lagi yang datang, namun surat – surat tersebut hanya dianggap sebagai ulah iseng beberapa orang saja. Jadi, bisa kita anggap surat yang datang pada tanggal 8 Juli 1974 itu merupakan surat terakhir dari pembunuh Zodiac killer, meski banyak juga orang yang meragukannya. Lalu, kemanakah Zodiac killer ?

Arthur Leign Allen adalah seorang tersangka utama yang diduga adalah Zodiac killer. Namun, sidik jarinya tidak cocok dengan sidik jari yang ditemukan pada para korban. Arthur pun meninggal pada tahun 1992 karena penyakit diabetes dan gagal ginjal. Kemudian, para penyelidik mencoba mencocokkan DNA Zodiac killer dengan DNA Arthur. DNA Zodiac killer diambil dari air liur yang berasal dari perangko yang di tempetkan pada amplop yang telah dikirim beberapa kali ke media cetak. Namun hasilnya pun kembali tidak cocok, beberapa orang berpendapat bahwa belum tentu juga DNA dari air liur yang terdapat di perangko itu berasal dari Zodiac killer.

Identitas dari Zodiac killer masih misterius hingga sekarang ini. Perilaku unik dan kekejamannya membuat beberapa orang berfikir dan menganggap Zodiac killer adalah seorang psikopat. Psikopat atau bukan, yang jelas Zodiac killer merupakan seorang tokoh misterius yang belum terungkap kebenarannya hingga hari ini.

Artis Dengan Kematiannya Masih Menjadi Misteri

1. Marilyn Monroe

Siapa yg tidak kenal dengan sosok Marilyn Monroe. Sayangnya, akhir hidup bintang masa 1950an ini tak seindah kariernya didunia Hollywood. Th. 1962. dia diketemukan wafat dalam keadaan tanpa ada baju.
Awalannya, dia disangka wafat akibat bunuh diri dengan menelan sekurang-kurangnya 30 pil obat tidur. Tetapi sesudah diselidiki, nyatanya beberapa hal aneh yang diketemukan di tempat peristiwa, termasuk juga lenyapnya barang-barang yang harusnya dapat mensupport sangkaan itu.
Alhasil, nampak desas-desus kalau dia wafat akibat pembunuhan yang dikerjakan mafia. Ada saksi mata yang pernah lihat mobil ambulance datang, serta pergi selang beberapa saat, sebelumnya pada akhirnya dia diketemukan tewas.


2. Natalie Wood

28 November 1981, dunia dikagetkan oleh jenazah Natalie Wood yang mengapung di salah teluk kecil yang ada di Catalina Island. Sesudah lakukan beragam penyelidikan, pada akhirnya polisi tutup masalah ini serta menyebutkan kalau bintang REBEL WITHOUT A CAUSE ini wafat akibat kecelakaan.
Tetapi keraguan pada akhirnya nampak. Pasalnya, Natalie di kenal takut air hingga tidak mungkin mengambil keputusan pergi ke teluk sendirian. Ditambah lagi, dia pernah berkelahi dengan suaminya, Robert Wagner sebelumnya dia wafat. Wagner disangka berprasangka buruk kalau Natalie lakukan perselingkuhan dengan aktor bernama Christopher Walken.
November 2011, masalah Natalie di buka lagi oleh kepolisian Los Angeles. Tetapi pihak yang berwenang meyakinkan kalau baik Wagner ataupun Walken tak termasuk juga tersangka.


3. Tupac Shakur

Waktu ditembak mati pada 13 September 1996, umur Tupac Shakur masihlah 25 th.. Peristiwa itu berjalan demikian cepat waktu sang rapper baru keluar dari studio rekaman di New York City.
Pernah mengedar berita kalau sesungguhnya Tupac belum mati. Dia cuma memalsukan kematiannya lantaran satu argumen. Tetapi 18 th. sesudah kematiannya, seseorang pria bernama James “Jimmy Henchman” Rosemond mengakui jadi dalang pembunuhan ini. Apakah memanglah dia pembunuhnya?


4. Elizabeth Short

Pembunuhan Elizabeth Short mungkin saja jadi satu diantara misteri paling mencekam didunia Hollywood. Bagaimana tak, aktris yang lalu dijuluki The Black Dahlia ini wafat dalam keadaan mengenaskan di th. 1947.
Waktu diketemukan di Los Angeles, bagian-bagian badan berwajah sudah dimutilasi. Sekurang-kurangnya darah di tempat peristiwa tunjukkan kalau dia dibunuh ditempat lain.
Anehnya, sekurang-kurangnya 60 orang sudah mengakui jadi pembunuh Elizabeth Short. Sayangnya tidak satupun yang pada akhirnya dinyatakan bersalah.
Tetapi sampai sekarang ini, belum ada yang dapat membuka rahasia dibalik pembunuhan kejam ini. Alhasil, kematiannya juga masihlah jadi misteri yang tidak terjawab


5. Jean Spangler

Sampai sekarang ini, tak ada yang tahu tentu bagaimana nasib Jean Spangler. Aktris ini pernah berpamitan pada putrinya pada 7 Oktober 1949. Pada putrinya yang waktu itu baru berumur lima th., dia berkata bakal menjumpai bekas suaminya, untuk bicara masalah tunjangan untuk sang anak. Tetapi sampai sekarang ini, dia tidak pernah kembali.
Tas Jean pernah diketemukan, berbarengan dengan satu catatan yang diperuntukkan pada seorang bernama Kirk (sangkaan menghadap pada Kirk Douglass). Tetapi kelihatannya dia tidak pernah usai menulisnya.
" Tidak dapat menanti lebih lama. Saya bakal menjumpai Dr Scott. Ini waktu yang pas karena itu ibunya pergi,..., " sekian bunyi catatan itu.


6. George Reeves

Bila ada yang tidak paham siapa George Reeves, dia yaitu pemeran TV Show SUPERMAN di th. 1950an. Tragisnya, sang superhero jadi wafat akibat luka tembak di kepala pada 16 Juni 1959. Waktu itu dia ada di tempat tinggalnya yang ada di Benedict Canyon berbarengan kekasih serta tiga tamu yang lain.
Selanjutnya pihak yang berwajib menyampaikan kalau dia wafat akibat bunuh diri. Tetapi pada th. 1999, seseorang pria bernama Toni Mannix dituduh sebagai pembunuhnya. Sayangnya, tak ada bukti kuat yang dapat menjerat Toni.


7. Notorious B. I. G, a. k. a Christopher Wallace, a. k. a. Biggie Smalls

KapanLagi. com - Seperti Tupac Shakur, Christopher Wallace yang dikenal juga dengan nama Biggie Smalls ini tewas lantaran ditembak ditempat umum. Dia wafat pada 9 Maret 1997 di Los Angeles. Sampai sekarang ini, masalah ini belum dapat juga disibak. Tetapi banyak yang berasumsi kalau pembunuhan ini masihlah berkaitan dengan konflik antar geng. Bahkan juga disangka kuat, kematiannya masihlah terkait dengan Tupac Shakur.


8. David Carradine

Siapa yang menganggap kalau hidup bintang KILL BILL ini selesai dengan begitu mengenaskan. 4 Juni 2009, David Carradine diketemukan tanpa ada nyawa didalam almari yang ada di kamar hotel di Bangkok.
Otopsi meyakinkan kalau dia wafat akibat asphyxiation, keadaan dimana badan kekurangan suplai oksigen. Waktu wafat, lehernya memanglah terikat dengan tali yang bergantung didalam almari. Bagaimana persisnya dia wafat? Tidak ada yang tahu!


9. Peter Ivers

Peter Ivers yaitu musisi memiliki bakat yang membuat lagu In Heaven (The Lady in the Radiator Song). Dia wafat pada th. 1983 dengan luka sisa pukulan.
Tidak lama sesudah kematian Peter, rekan-rekannya segera berhamburan ke apartemennya. Alhasil, sebagian dari mereka sontak mengakibatkan kerusakan bukti-bukti yang mungkin saja dapat mengarahkan pada pembunuh.
Alhasil, tak ada yang tahu bagaimana persisnya dia wafat. Sampai sekarang ini, masalah kematian Peter Ivers masih tetap dalam sistem investigasi. Akankah misteri ini terkuak?


10. Nicole Brown Simpson

Nicole Brown Simpson yaitu bekas istri OJ Simpson yang wafat dengan keadaan mengenaskan. Dia serta kekasihnya, Ron Goldman diketemukan wafat dunia di Brentwood, California pada th. 1994 dengan beberapa luka tusukan.
Tanda bukti pada akhirnya menghadap pada OJ Simpson. Tetapi sesudah diselenggarakan penyelidikan, dia dinyatakan tak bersalah. Pembunuhnya tak di ketahui sampai saat ini.

Selasa, 07 Februari 2017

Mengenal Jack the Ripper

Deskripsi kalau seseorang berjubah hitam yang nampak dari kabut, mencabut nyawa korbannya dengan cepat lantas menghilang di kegelapan. Serta dia tidak pernah tertangkap atau tersingkap. 

Ketika masalah itu nampak, sesungguhnya nama Jack The Ripper bahkan juga belum ada. Tetapi media serta kepolisian banyak terima surat. Ada yang coba berikan anjuran, ada yang coba memberitahu jati diri pelaku dsb. Hingga satu hari ada surat yang datang dari seorang yang mengakui sebagai pelaku dari semuanya rentetan masalah pembunuhan sadis itu. Serta di bawahnya tercatat nama Jack The Ripper. 

Awalnya surat itu tak di perhatikan, lantaran memanglah banyak surat seperti itu terlebih dulu. Tetapi selang beberapa saat nampak lagi satu surat yang dikira dari orang yang sama (lantaran style tulisan, bentuk tulisan dsb) serta dibawahnya juga tercatat nama Jack The Ripper. Mulai sejak waktu itu, polisi serta orang-orang menyebutkan pelaku masalah itu dengan nama Jack The Ripper. Satu diantara kalimat dalam surat itu yaitu “They say I’m a doctor…hahahaha…. ”. 
Argumen mengapa kepolisan mulai meyakini surat itu yaitu lantaran Jack menyebutkan bakal kirim potongan telinga satu diantara korbannya. Salah seseorang korban yang diketemukan polisi memanglah kehilangan telinganya. Tetapi kiriman ini tak pernah ada. 

Yang ada selanjutnya yaitu kiriman selembar surat dan potongan ginjal manusia yang sudah diformalin. Surat itu tak akan ditulis dengan nama pengirim Jack, namun ‘From Hell’. Dari kata berikut judul film From Hell di ambil. Apakah surat ketiga ini memanglah dari orang yang sama atau orang lain, sebenarnya juga tidak pernah tersingkap. Kenyataan-fakta seperti berikut yang pada akhirnya bikin Jack The Ripper jadi legenda. Satu diantara masalah pembunuhan berantai paling mengerikan dalam histori yang dikerjakan oleh seseorang “devil” yang dijuluki Jack The Ripper dibagian Timur London, England. Selama tempo satu era, misteri yang menyelubungi masalah pembunuhan brutal itu masihlah jadi satu sinyal bertanya yang belum sukses terjawab. Terdapat banyak sebab yang jadikan “Jack The Ripper” dijuluki sebagai lagenda kejahatan dalam histori, yakni terkecuali sang pelaku-nya yang masihlah misterius sampai sekarang ini, corak kejahatan yang dikerjakannya juga begitu mengerikan serta brutal!! korban-korbannya disembelih, ditikam, badan dibelah serta organ-organ dalam-nya di keluarkan. 

Sesungguhnya, mangsa Jack The Ripper yang sering juga dijuluki ˜Pembunuh Whitechapel hanya lima orang pelacur, meskipun ada pendapat yang menyampaikan jumlahnya dapat lebih dari pada itu. Serta semuanya kegiatannya itu ia kerjakan cuma dalam periode waktu 3 bln. saja. 

Namun, bagaimanapun juga kekejaman serta misteri pembunuhnya jadikan masalah pembunuhan berantai ini begitu popular sampai waktu saat ini. Beberapa pertanyaan bermunculan dari masalah ini. 
Siapakah sesungguhnya sang pembunuh berantai di balik julukan “Jack The Ripper” itu? serta kenapa ia cuma membunuh sepanjang tiga bln. dan lima mangsa saja? Kenapa semuanya korbannya yaitu pelacur? Apa maksudnya membunuh dengan kejam dan kenapa dia pada akhirnya hentikan aktivitas itu? Sedikit panduan konkrit yang diperoleh untuk menelusuri jejak sang pembunuh. Jack the Ripper digambarkan begitu mahir “memainkan” pisau-pisau mematikannya, memiliki pengetahuan anatomi badan manusia yang cukup baik, dan penguasaan tehnik membedah serta memotong bebrapa sisi badan manusia dengan begitu prima. 
Yang dapat disebutkan lebih hebat lagi, semuanya pembataian itu ia kerjakan ditengah gelap-nya malam, bisa disebut tanpa ada penerangan yang cukup. 
Semua misteri itu berawal pada tanggal 31 Agustus 1888. Sekitaran jam 4. 00 awal hari saat setempat, seseorang masyarakat menjumpai mangsa pertama sang “devil” yakni Mary Ann Nichols, 42, di Whitechapel, East End. 

Mayat wanita malang itu diketemukan oleh seseorang masyarakat setempat dalam kondisi tewas mengenaskan. Bahkan juga sebagian polisi yang datang ke TKP juga cukup tekejut saat lihat keadaan mayat. Dokter yang mengecek mayat itu merasakan beberapa badannya masihlah panas, ini tunjukkan mungkin saja wanita ini dibunuh lebih kurang sekitaran 1/2 jam sebelumnya jasad-nya diketemukan. Ada kesan sayatan benda runcing pada rahang kiri korban, diluar itu diprediksikan perutnya juga dibelah memakai pisau panjang bergerigi, dan ada banyak luka tikaman pada bagian-bagian badan yang lain. Polisi sedikit mempunyai panduan tentang masalah pembunuhan ini, kerana tak ada saksi yang lihat atau mendengar nada teriakan korban saat malam peristiwa. Diluar itu tak didapati juga ada-nya senjata tajam yang ditinggalkan sang pelaku di TKP. 

Pada 6 Agustus 1888 sebelumnya masalah pembunuhan Mary, seseorang pelacur yang lain, Martha Tabram, 39, didapati tewas di George Yard dengan luka tikaman benda tajam sejumlah 39 kali pada leher serta sisi kemaluan. 
Dari hasil autopsi pada jasad wanita itu, dijumpai leher sang korban ikut digorok serta perutnya dibelah. Sebagian pihak memiliki pendapat, pembunuhan Martha adalah satu diantara “hasil karya” Jack The Ripper. Hingga banyak spekulasi menyampaikan kalau Martha adalah korban pertama dari rentetan masalah pembunuhan berantai ini. 
Delapan hari selepas kematian Mary, masyarakat Whitechapel kembali di-gemparkan oleh penemuan sesosok mayat wanita. kesempatan ini menerpa seseorang pelacur, Annie Chapman, ia juga diketemukan tewas dalam kondisi mengenaskan 

Pakar bedah forensik menyampaikan kalau Annie tewas dua jam sebelumnya jasadnya diketemukan. Mereka juga merasakan beberapa kulit perut Annie dibedah, tulang rusuknya dipotong-potong, isi perut serta organ-organ seperti jantung di keluarkan serta ditempatkan di bahu sang korban. Edannya lagi, beberapa kemaluannya juga dipotong!! Sebagian saksi menyampaikan lihat Annie tengah bercengkrama dengan seseorang lelaki yang mempunyai tanda-tanda berkulit gelap, menggunakan topi pemburu rusa serta berjubah hitam pada pukul 5. 30 pagi. 
Info beberapa saksi yang ikut mengacu pada “orang asing”, bikin polisi menyimpulkan pembunuh yaitu pendatang Yahudi serta menyebabkan sentimen di kelompok masyarakat pribumi. 
Seseorang Yahudi, John Pizer yang ikut di kenal sebagai Apron Kulit ditahan, tetapi ahirnya ia dibebaskan lantaran ia tidak dapat dibuktikan bersalah serta tak berkaitan dengan masalah pembunuhan itu. 
Mangsa ketiga serta ke empat Jack the Ripper diketemukan pada hari yang sama yakni 30 September 1988. Kesempatan ini korbannya yaitu Elizabeth Stride, 45. Ia didapati tewas berlumuran darah di Dutfield Yard kurang lebih jam 1. 00 pagi dengan sisa cekikan dileher serta diduga ia mati lebih kurang 30 menit sebelumnya jasadnya diketemukan. Saat malam itu juga, polisi sekali lagi dikagetkan dengan penemuan mayat yang juga diketemukan dalam keadaan yang mengenaskan, kurang lebih 1. 6 km. dari tempat penemuan mayat Elizabeth.  

Korban ke-2 di hari itu yaitu Catherine Eddowes, 46. Ia juga diketemukan dalam kondisi tewas berlumuran darah, ada sisa cekikan di lehernya, badannya dibelah dari dada hingga selangkangan serta isi perutnya terburai keluar. 
Tak ketinggal rahimnya juga turut dipotong serta di keluarkan, mukanya hancur lantaran dikuliti, kelopak mata kanannya dicungkil, hidung serta telinganya nyaris putus. Korban tewas kurang 30 minit sebelumnya diketemukan. 


Di TKP, Polisi temukan sehelai syal/selendang punya sang korban yang berlumuran darah serta didekat-nya ada tulisan kapur pada dinding yang berbunyi : 
“The Juwes are The men That Will not be Blamed For nothing” (Yahudi yaitu pihak yang akan tidak dapat disalahkan tanpa ada sebab). 
Dari sinilah Polisi dapat mengambil rangkuman, kalau seseorang Yahudi-lah yang ada di balik masalah pembunuhan berantai legendaris ini. 
Sedang korban ke lima di ketahui bernama Mary Jane Kelly. “Ginger”, nama panggilan M. J. Kelly, juga diketemukan dengan keadaan yang sama mengerikannya dengan korban-korban yang lain. Jasadnya diketemukan pada 9 September 1988, dikamar sewaannya yang berada di Miller’s Court, off Dorset Street, Spitalfields. 

Lima Orang korban Keganasan Jack the Ripper 

Sebagian sangkaan-dugaan mengenai sosok Jack the Ripper : 
Jack The Ripper disangka mempunyai kebencian sekalian rasa takut pada wanita yang mendalam, serta itu juga menerangkan mengapa dia “berkata” sudah membawa pulang “rahim” wanita untuk disimpan (setengahnya “katanya” dia makan serta setengahnya dia kirim ke polisi lewat suratnya “The Hell”). Suatu hal yang wanita miliki serta laki2 tak. Diluar itu dia juga bikin korbannya netral (tak berkelamin) dengan memotong bagian2 spesifik yang bikin korbannya tak dikenali lagi sebagai wanita. Juga, dia “berkata” sudah membawa pulang ginjal serta telinga korbannya.

Tahu bila korbannya melakukan prostitute, mungkin saja dia sejenis memiliki dendam pribadi pada prostitute. Mungkin saja dia pernah disakiti/ditinggalkan orang yang demikian disayanginya untuk bekerja sebagai WTS (note : 95% wanita di East End meninggalkan keluarga serta anak-anaknya untuk bekerja sebagai WTS lantaran ekonomi yang betul-betul kronis di tengah-tengah ibukota Inggris. Mungkin saja ibunya yang menginginkan dia bunuh?) 

Ada pula sangkaan bila pelaku yaitu seseorang dokter atau sekurang-kurangnya orang yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bagian operasi bedah lantaran sayatan2 di badan korbannya begitu rapi yang cuma dapat dikerjakan memakai alat-alat operasi/bedah kedokteran yang memerlukan ketrampilan spesial. besar kemungkinan saat lalunya suram. mungkin saja suram sekali. Sangkaan polisi, pelakunya yaitu tukang jagal, dokter, atau tukang cukur. Tak mesti dokter seandainya dia miliki pengetahuan anatomi badan manusia.

Kasus Pembunuhan yang Belum Terselesaikan

1. Charlie Chop-Off 

Seseorang pembunuh berantai memperoleh julukan Charlie Chop-Off lantaran caranya yang teramat brutal dalam menghabisi korbannya. Pembunuh itu mempunyai rutinitas untuk menusuk anak lelaki Afrika-Amerika dengan cara berulangkali dan kemudian berujung pada mutilasi genital.



Korbannya yaitu seseorang anak lelaki berumur delapan th. bernama Douglas Owen. Owen diketemukan pada tanggal 9 Maret 1979 di satu atap gedung di Manhattan. Owen ditusuk sejumlah 38 kali serta alat kelaminnya dimutilasi.

Kian lebih dua anak lelaki dibunuh lewat cara yang sama. Sebagian tersangka sudah di tangkap, tetapi lalu dilepaskan lantaran tidak ada bukti yang kuat. Sampai saat ini tidak ada yang tahu siapa yang tega membunuh seorang lewat cara yang kejam seperti itu.

2. The Honolulu Strangler 

The Honolulu Strangler yaitu pembunuh berantai pertama yang nampak di Hawaii. Pembunuh ini di ketahui sudah menghabisi nyawa lima orang perempuan muda di th. 1980-an. Korban pertamanya yaitu perempuan berumur 27 th. bernama Vicky Purdy. Badannya diketemukan pada bln. Mei 1985. Ia diperkosa, dicekik dengan tali serta tangannya diikat di belakang punggung. Lalu korban-korban selanjutnya juga diketemukan ditempat yang sama. Banyak sangkaan yang nampak tentang masalah ini tetapi hingga saat ini belum menjumpai rangkuman yang pas.

3. Stoneman 

Stoneman yaitu pembunuh berantai paling populer di India. Ia disangka sudah membunuh kian lebih 13 orang di Kolkata serta 12 orang di Bombay. Korban pertama Stoneman diketemukan di bln. Juni 1989 yang disebut seseorang gelandangan. Gelandangan itu dibunuh dengan pukulan di kepala memakai batu.



Sama dengan masalah pembunuhan tidak tersingkap yang lain, masalah ini menjumpai jalan buntu lantaran minimnya info serta motif pembunuh belum terang sampai saat ini.

4. The February 9th Killer 



The February 9th Killer yaitu pembunuh berantai yang diakui bertanggungjawab atas pembunuhan Sonia Mejia serta anak yang masihlah ada pada kandungannya, dan pembunuhan Damiana Castillo di daerah Utah. Ke-2 perempuan ini dicekik di apartemen mereka. Ke-2 pembunuhan ini berlangsung pada tanggal 9 Februari. Banyak spekulasi yang mengedar, tetapi lantaran tidak menjumpai titik jelas jadi masalah ini dibekukan pada th. 2011.

5. Jack the Ripper 

Jack The Ripper yaitu pembunuh berantai paling populer di London. Ia nampak pada th. 1888 di daerah miskin serta kumuh di Whitechapel London. Ke lima korban Jack yaitu pekerja sex komersial serta dibunuh lewat cara yang sama yakni digorok lehernya memakai senjata tajam. Sesudah dibunuh umumnya Jack memutilasi serta mengambil organ dalam korbannya.



Mengingat pembunuhan ini demikian rapi serta langkah Jack memotong korbannya demikian pakar, ada sangkaan kalau Jack yaitu seseorang dokter yang tengah melakukan eksperimen. Sampai saat ini, telah kian lebih 100 teori yang dikemukakan tentang siapa Jack The Ripper sesungguhnya. Tetapi kebenarannya belum tersingkap.

6. The Babysitter Killer 



The Babysitter Killer bertanggungjawab atas pembunuhan sekurang-kurangnya empat orang anak. Pembunuhan itu berlangsung pada th. 70-an di Oakland County, Michigan. Semuanya korbannya yaitu anak lelaki yang berumur sekitaran 10 sampai 12 th. serta mereka diketemukan ditempat yang sama. Sebelumnya dibunuh korban umumnya dicekik serta alami kekerasan seksual. Sesudah ditutup lama, masalah ini di buka kembali th. 2012.

7. Jack the Stripper 



Jack The Stripper yaitu nama panggilan dari pembunuh berantai di London pada th. 1964. Nama ini diberikan lantaran pembunuhan ini serupa seperti masalah Jack The Ripper. Sama dengan Jack The Ripper, korbannya juga adalah pekerja sex komersial. Sesudah dibunuh korbannya dibuang ke sungai Thames.

8. The Atlanta Ripper 



The Atlanta Ripper nampak pada th. 1911 di Atlanta. Orang misterius ini membunuh kian lebih 20 orang. Korban pertama The Atlanta Ripper yaitu seseorang perempuan bernama Belle Walker. Korbannya umumnya adalah wanita Afrika-Amerika. Sebagian tersangka sudah di tangkap tetapi dilepaskan lantaran kurangnya tanda bukti.

9. The Zodiac Killer 

" I like killing people because it is so much fun. "



Itu yaitu satu diantara banyak kode surat yang di kirim ke surat berita San Fransisco. Surat itu di kirim oleh seorang yang menyebutkan dianya Zodiac. Selama th. 1969, seseorang pembunuh berantai lakukan teror di residen Bay Ruang, kian lebih lima orang terbunuh. Zodiac mengelabui polisi serta wartawan selama saat. Sesudah membunuh korbannya, ia bakal kirim surat diisi kode pada kantor surat berita. Simbolnya yaitu lingkaran dengan sinyal silang di tengahnya.

Pernah ia kirim satu pakaian berlumuran darah untuk menunjukkan kalau ia yaitu pelaku pembunuhan itu. Sebagian terdakwa sudah diinvestigasi, tetapi pembunuh sesungguhnya tidak pernah tertangkap.

10. The Original Night Stalker/East Rapist 

The Original Night Stalker yaitu nama yang didapatkan pada pembunuh berantai serta pemerkosa yang telah mengonsumsi korban kian lebih 10 orang di California Selatan mulai th. 1979 sampai 1986. Pelaku itu juga terdeteksi ada di Sacramento Timur saat kian lebih 50 wanita alami pelecehan seksual dari th. 1976 sampai 1979. Pelaku yang masihlah belum di ketahui ini lalu di beri julukan The East Ruang Rapist. Di th. 2001, beragam masalah pemerkosaan di California Utara sempat juga dihubungkan dengan masalah pembunuhan yang sama di California Selatan.



The Original Night Stalker atau East Ruang Rapist tidak pernah diketemukan jati diri sebenarnya. Sebagian terduga sudah dapat dibuktikan tidak bersalah serta sampai saat ini belum ada yang dapat membuka jati diri asli pelaku.

Rekomendasi Film Detektif

1. THE MALTESE FALCON (1941)

Cerita bermula di sebuah kantor detektif swasta yang dikelola oleh Sam Spade (Humprey Bogart) dan Miles Archer.

Pada satu hari, datanglah seorang klien wanita (Mary Astor) yang meminta tolong kepada Sam Spade untuk menyelidiki seorang pria yang telah membawa lari adiknya. Persetujuan terjadi, Sam menyuruh Miles yang melakukan penyelidikan si target.

Tanpa disangka, Miles dan si target justru terbunuh secara misterius. Tragedi tersebut menyebabkan Sam diselidiki oleh polisi. Kemudian Sam meminta penjelasan dari kliennya tersebut. Terjadi hal yang mengejutkan, ternyata wanita tersebut berbohong perihal identitasnya.

Kepelikan alur cerita bertambah tatkala datang seorang bernama Cairo yang meminta Sam mencari sebuah patung burung bersejarah peninggalan Kerajaan Spanyol abad ke-16, The Maltese Falcon. Dalam proses pencarian, Sam berurusan dengan komplotan pemburu penuh trik dan intrik sembari mengetahui siapa dalang di balik pembunuhan rekannya tersebut.

2. VERTIGO (1958)

Ceritanya yang penuh maksud dan sedikit membingungkan akan membuat Anda berpikir berulang kali untuk mencerna maksud dari beberapa scene di dalamnya. Kisah yang dibangun dalam film detektif terbaik karya Hitchcock ini mengandung cerita romansa yang dibalut dengan psikologikal thriller yang suram. Anda tidak bisa menduga alur cerita yang ditulis oleh Alec Coppel dan Samuel A. Taylor dalam film ini. Dijamin.

Ditinggalkan oleh orang yang kita cintai dengan kematian mengerikan bisa Anda rasakan setelah menonton Vertigo. Bahkan, “tayangan” kematian yang disaksikan secara nyata oleh pemeran utama dalam film ini, John Scottie Ferguson (James Stewart), berlangsung dua kali!

3. FARGO (1996)

Fargo sendiri merupakan latar tempat pada film ini yang berada di wilayah Minnesot. Fargo sendiri mengangkat cerita yang kurang masuk akal. Bagaimana tidak, pemeran utama dalam film ini, Jerry Lundegaard (William H. Macy), terpaksa menculik istrinya sendiri, Jean (Kristin Rudrud) dikarenakan krisis keuangan yang menimpa keluarganya.

Peran Jerry dalam aksi tersebut hanyalah orang yang memberi perintah. Sedangkan eksekutornya adalah dua orang penjahat bayaran bernama Carl (Steve Buscemi) dan Gaear (Peter Stormare) yang disewa oleh Jerry. Mereka disuruh oleh Jerry utnuk menculik Jean dan meminta uang tebusan dari orang tua Jean (mertua Jerry) yang kaya raya.

Namun tidak diduga, aksi mereka tercium oleh pihak kepolisian. Hal tersebut dikarenakan niat awal mereka yang hanya melakukan penyanderaan biasa justru memakan dua orang korban yang tidak bersalah. Alhasil, seorang polisi perempuan bernama Marge Gundeson (Frances McDormand) mengambil andil dalam kasus tersebut. Marge melakukan pengejaran dan penyelidikan pada kedua penjahat tersebut dan tentunya tak luput menjadikan Jerry sebagai pusat sasaran dikarenakan ide penculikan tersebut berasal darinya.


4. L.A. CONFIDENTIAL (1997)

L.A. Confidential membawakan kisah tentang tiga orang polisi yang tergabung dalam kesatuan L.A. Police Department. Ketiga polisi tersebut adalah Bud White (Russel Crowe), Jack Vincennes (Kevin Spacey), dan Edmund Exley (Guy Pearce). Masing-masing polisi tersebut mempunyai perbedaan yang mencolok dalam hal kepribadian.

White adalah polisi senior yang temperamental, Jac adalah polisi spesialis selebriti Hollywood, dan Edmund polisi “golden boy” yang ambisius. Cerita mereka bertiga akan kelihatan disaat menginvestigasi kasus penembakan yang terjadi di kedai kopi di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Investigasi tersebut berjalan cukup rumit. Pasalnya, kasus penembakan tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk beberapa pihak dari kepolisian L.A. itu sendiri. Dalam proses tersebut, seorang PSK yang mirip artis Hollywood bernama Lynn Bracken (Kim Basinger) juga dilibatkan. Lynn memberi pengaruh terhadap kisah segitiga antara dirinya, White, dan Edmund.


5. THE SILENCE OF THE LAMBS (1991)

Film ini diadaptasi dari novel karya Thomas Harris yang menceritakan seorang psikater kanibal yang melakukan pembunuhan secara genius, Dr. Hannibal Lecter.

Film ini bercerita tentang seorang wanita unggulan akademi FBI, Jodie Foster (Clarice Starling), yang memperoleh tugas dari Jack Crawford (Scott Glen) untuk mewawancarai psikiater kanibal yang tak lain adalah Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins) di ruang penjara.Crawford mengira bahwa Foster dengan paras sempurna tersebut mampu menjadi umpan untuk Dr. Lecter agar menariknya keluar. 


6. THE USUAL SUSPECTS (1995)

The Usual Suspects bercerita tentang lima kawanan perampok yang melakukan aksi balas dendam atas penangkapan yang dilakukan polisi atas tuduhan pembajakan sebuah truk. Tindakan balas dendam yang mereka lakukan pertama kali adalah membuat kegemparan dengan merampok “New York’s Finest Taxi Service”.

Ceritapun bertambah semakin menarik saat mereka mendapatkan misi untuk menghancurkan kapal bermuatan heroin dari seorang penjahat kelas kakap yang misterius bernama Keyser Soze. Perintah disampaikan oleh Kobayashi sebab tidak ada seorang pun yang tahu wajah Keyser Soze. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti kemauan kedua penjahat tersebut, atau nyawa yang menjadi taruhannya.

7. SE7EN (1995)

Berasal dari Amerika dan dirilis pada tahun 1995. Kasus pembunuhan yang terjadi dalam film detektif ini dilakukan oleh seseorang yang menggunakan seven deadly sins atau tujuh dosa (yang sering dilakukan) manusia sebagai modus operandinya. Mills (Brad Pitt) dan Somerset (Morgan Freeman) diturunkan oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki dan mengusut pelaku pembunuhan yang kerap terjadi belakangan itu.

Mills sebagai detektif muda yang baru saja dipindahkan ke pusat dengan tujuan lain untuk menggantikan Somerset yang akan segera memasuki masa pensiun. Dalam proses penyelidikan, tak jarang mereka berdebat pendapat atas sebuah kasus yang sedang diselidiki. Dua kasus terakhir yang terjadi merupakan twist ending yang tidak dinyana sebelumnya oleh David Mills dan William R. Somerset.

8. REAR WINDOW (1995)

Pada film ini, Hitchcock seakan mempermainkan sisi psikologis dan ketegangan penonton dari alur cerita yang terkandung di dalamnya.

Film detektif ini bercerita tentang seorang fotografer profesional L.B. “Jeff” Jeffries (James Stewart) yang mengalami patah kaki sebelah kiri sehingga membuatnya hanya duduk di kursi roda sehari-hari. Waktu yang ia gunakan selama proses pemulihan di atas kursi roda hanyalah untuk mengamati lingkungan sekitar apartemennya melalui jendela belakang.

Hingga pada suatu hari, Jeff curiga kepada salah satu tetangganya yang membunuh istrinya sendiri. Jeff pun meminta bantuan kepada istrinya, Lisa (Grace Kelly), perawat Stella (Thelma Ritter), dan temannya Thomas J. Doyle (Wendell Corey) untuk melakukan penyelidikan terhadap dugaan pembunuhan tersebut.

9. MEMENTO (2000)

Tragedi perampokan yang menimpa Leonard Shelby (Guy Pearce) membuat dirinya mengalami short-term memory lost. Penyakit tersebut mengakibatkan Shelby tidak mampu mengingat kejadian miris yang merenggut nyawa istri serta ingatannya tersebut. Hal tersebut dikarenakan penyakit short-term memory lost menyebabkan semua kejadian yang dilaluinya hanya sepintas saja tanpa meninggalkan bekas sedikitpun di dalam memorinya.

Meski demikian, niatan Shelby untuk melakukan balas dendam kepada pelaku kejahatan yang menerpa dirinya, kekasihnya, beserta ingatannya tersebut membuatnya bersikeras untuk mengembalikan ingatannya. Berbagai cara pun dilakukan. Tiap kali bertemu orang dan melakukan percakapan, Shelby memfoto orang tersebut dengan polaroid serta menuliskan siapa orang tersebut dan topik obrolan yang mereka lakukan.

Tindakan yang dilakukan oleh Shelby membuat seorang polisi setuju untuk membantunya. Beberapa clue perihal peristiwa perampokan yang ia alami diceritakan oleh polisi tersebut. Kemudian Leonard Shelby menato tubuhnya sendiri untuk menggambarkan clue-clue tersebut. Hal tersebut secara perlahan membuat Leonard Shelby mengumpulkan puing-puing ingatannya tentang peristiwa kelam pada malam tersebut.

10. THE DEPARTED (2006)

The Departed menceritakan tentang pihak kepolisian yang disibukkan untuk mengungkap jaringan mafia gelap Irlandia yang dipimpin oleh pria yang sudah sangat terkenal di dunia kriminal yaitu Frank Costello (Jack Nocholson).

Pimpinan kepolisian, Kapten Queenan (Martin Sheen) mempunyai rencana yang menurutnya mampu memukul telak Frank pada saat penangkapannya. Rencana tersebut adalah dengan memasukkan seorang anggota polisi untuk menyusup ke dalam jaringan mafia tersebut. Polisi yang terpilih untuk menyamar dan mengorek informasi sebanyak mungkin tentang bisnis gelap yang dilakukan Frank tersebut adalah Billy Costigan (Leonardo Di Caprio).

Billy yang memegang teguh prinsip keadilan tanpa ragu menerima misi tersebut. Singkat cerita, ternyata Frank telah lebih dulu memasukkan salah satu komplotannya bernama Collin Sulivan (Matt Damon) untuk berada di lingkungan kepolisian. Tak disangka, Collin Sulivan telah mendapat jabatan prestisus sehingga membuatnya lebih mudah menyerap informasi dengan akses luas berkat kepercayaan tinggi dari pihak kepolisian.

Cerita semakin seru tatkala masing-masing pihak mengetahui bahwa organisasinya telah disusupi oleh pihak lawan. Billy dan Collin yang berhasil masuk ke pihak lawan pun pada akhirnya berlomba untuk mengungkap indentitas musuhnya sebelum identitas dirinya sendiri terungkap.

11. MYSTIC RIVER (2003)

Film yang menceritakan kisah persahabatan tiga orang remaja terangkai dengan apik dalam Mystic River. Jim, Sean, dan Dave adalah tiga orang remaja yang sering menghabiskan waktu bersama karena rumah mereka yang berdekatan. Suatu kali terjadi hujan salju yang lebat di tempat mereka. Ketiga remaja tersebut memutuskan untuk bermain di bawah hujan salju.

Di tengah serunya mereka bermain, muncul ide iseng dari salah satu mereka ketika melihat semen yang masih basah di jalan. Seperti kebanyakan anak lain, mereka menuliskan nama masing-masing sebagai tanda bahwa jalan tersebut adalah milik mereka.

Aksi tersebut tanpa dikira mengundang perhatian sepasang polisi. Kedua polisi itu menghampiri mereka dan mengatakan kalau apa yang baru saja mereka lakukan dianggap sebagai tindakan kriminal. Jim, Sean, dan Dave akhirnya dimasukkan ke mobil polisi dan dibawa ke suatu tempat.

Sialnya, dua orang tersebut hanya polisi gadungan. Mereka berdua adalah pedofil yang sedang mencari mangsa untuk dijadikan sasaran hawa nafsunya. Ketiga remaja tersebut disekap dan mendapatkan tindakan pelecehan seksual dari kedua polisi gadungan tersebut. Selang empat hari kemudian, mereka bertiga berhasil kabur dari penyekapan tersebut.

Kisah persahabatan mereka pun memudar pasca kejadian yang menimpa masing-masing remaja tersebut. Ketiga remaja tersebut melanjutkan hidupnya masing-masing hingga dewasa. Sampai suatu waktu, seorang putri dari Jim ditemukan tewas terkubur di sebuah taman. Jim mengandalkan polisi dan dirinya sendiri untuk melakukan penyelidikan.

Sementara Dave yang berprofesi sebagai detektif mendapatkan tugas untuk mencari tahu kasus kematian yang dialami seorang wanita yang ternyata anak dari sahabat kecilnya itu. Kasus tersebut pada akhirnya mempertemukan mereka bertiga kembali setelah lama berpisah. Ketiganya kembali mengingat peristiwa yang menimpa mereka di masa lalu.

12. SHUTTER ISLAND (2010)

Shutter Island sendiri merupakan pulau terpencil yang hanya bisa ditempuh dengan kapal laut. Di pulau tersebut ada Rumah Sakit Jiwa yang dikelola oleh pemerintah. Di dalamnya banyak pasien-pasien gila dengan tingkah laku yang aneh, serta bangsal-bangsal untuk pasien di dalam RSJ tersebut.

Edward “Teddy” Daniels (Leonardo Di Caprio) seorang detektif pria mendapatkan misi untuk menemukan pasien bernama Rachel Solando. Rachel adalah seorang duda yang telah ditinggalkan istrinya karena meninggal akibat kebakaran. Rachel merupakan mantan marinir angkatan darat yang mempunyai kemampuan mengingat wajah tingkat tinggi.

Pada film ini, Teddy mengalami dejavu atau bahasa awamnya adalah pernah merasakan atau pernah melihat sebelumnya. Teddy juga digambarkan mempunyai kepribadian ganda, antara dirinya di masa lalu dan masa sekarang. Rasa cinta yang besar kepada istrinya menjadikan pola pikir Teddy terganggu dan dia sendiri tidak yakin pada dirinya sendiri.


13. THE GIRL WITH THE DRAGON TATTOO (2011)

Reputasi dari Mikael Blomkvist (Daniel Craig), seorang co-owner sebuah majalah Millenium hancur akibat kalah dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan saat melawan pebisnis korup bernama Hans-Erik Wennerstrom (Ulf Driberg). Kondisi memilukan yang menimpa Mikael ini juga menyebabkan tabungan yang telah disimpannya lenyap seketika. Tak berhenti sampai di situ, Mikael juga menemui kekasihnya yang juga seorang co-owner Millennium lainnya untuk menyatakan keinginannya undur diri.

Film ini merupakan film adaptasi novel yang berjudul sama karya Stieg Larsson. Penulis skenario film ini adalah Steven Zaillian.

14. SHERLOCK HOLMES

Setiap seri ataupun sekuel film ini tak luput dari penyelidikan yang cerdas dan teliti dari seorang Sherlock. Bintang utama dalam film ini adalah Robert Downey Jr. sebagai Sherlock Holmes dan Jude Law yang berperan sebagai Dr. Watson, sahabat serta rekannya yang mempunyai karakter dewasa dan penuh wibawa.


Sherlock Holmes sangat pintar dan ahli dalam menumpas berbagai kasus “misterius”. Kemampuannya untuk mengungkap setiap kasus hampir tak pernah gagal. Pada beberapa adegan bisa terlihat bagaimana seorang Sherlock mampu bersikap tenang dan seakan polos tiap kali melakukan investigasi di lapangan. 

Detektif Hebat di Dunia Nyata

1. William J. Burns 

Pengungsi dari Irlandia yang melarikan diri ke America ini disebut-sebut sebagai Sherlock holmes dari Amerika. Kemampuannya dalam memimpin serta menyelidiki sebagian masalah kejahatan membuatnya sosok yang paling banyak dibicarakan dari pertama era 20. 
William J. Burns


Satu diantara kehebatannya dalam memecahkan masalah berlangsung pada th. 1910. Di mana William J. Burns dipekerjakan untuk mempelajari pemboman gedung Los Angeles Time yang memakan banyak koban jiwa. 


Untuk memecahkan masalah itu, William J. Burns menyatukan beberapa strategi, satu yang menjadi fokus perhatiannya yaitu dinamit yang dipakai untuk mengebom gedung Los Angeles Time (Satu pemikiran yang hebat di jamannya). Lewat investgasi multi negara, ia mencari pembelian dinamit yang sukses bikin geger Negeri Paman Sam itu. Dari penelusurannya itu, tersingkap bila pemimpin serikat rakidal beli dinamit itu. 

Tak lama dari penelusurannya itu, John McNamara juga di tangkap di Indiana (1911). Dari hasil investigasi pada akhirnya John McNamara mengaku bila ia yaitu dalang dari pengeboman mengerikan itu. 

Selain masalah diatas, William J. Burns juga populer lantaran kepiawaiannya dalam mengungkapkan korupsi petinggi pemerintahan San Francisco (Eugene Schmitz serta Abe Ruef). 


2. Ellis H. Parker 

Bukanlah tanpa alasan gelar ‘Master Detective’ di tujukan padanya. Beragam masalah kejahatan sukses ia selesaikan. Ia sukses memecahkan teka-teki kejahatan yang misterius serta sulit untuk dipecahkan pada masanya. Ia pandai dalam mencari info, pandai dalam menyimpulkan tiap-tiap peristiwa serta hebatnya lagi ia pandai dalam membaca ekspresi wajah seorang. 

Lain dengan William J. Burns yang disebut seseorang Directur biro investigasi (Pendahulu FBI) yang banyak memecahkan masalah ‘besar’, Ellis H. Parker yang disebut Kepala detective dari New Jersey umumnya memecahkan masalah didalam kota ‘kecilnya’ itu. 

Ia umumnya memecahkan masalah pembunuhan dan penculikan di kotanya itu. Satu diantara yang populer yaitu saat ia sukses membuka pembunuh William Giberson (12/8/1922). Dari TKP (Tempat Peristiwa Perkara) dan hasil wawancara ia sukses menunjukkan bila pembunuh William Giberson yaitu isterinya sendiri! Ny. Luy Giberson. 

Walau sebenarnya bila ditelisik lebih jauh, ketika berlangsung pembunuhan, Ny. Luy Giberson diketemukan dengan tangan serta kaki diikat. Apabila lihat TKP, kita bakal menganggap bila dirumah itu sudah berlangsung perampokan. Didalam kamar tidur tampak penggeledahan terburu-buru, laci sudah ditarik keluar dari almari, berisi dibuang ke lantai. Baju korban penuhi ruang dengan saku celana terkeluar. 

Lantas dari mana Detective ini ‘berani’ menyimpulkan bila sang isteri sebagai dalang pembunuhan? Jawabannya yaitu dari olah TKP serta wawancara. Di TKP, Ellis H. Parker tak temukan ada pengerusakan pada pintu serta jendela. Itu mengisyaratkan bukanlah orang luar sebagai pelakunya namun orang dalam. 

Lantas dari wawancara, sang isteri mengakui dibekap mulutnya serta diikat badannya oleh dua orang di dapur. Lantas, satu diantara mereka (yang mengikat tangan serta kakinya) masuk kedalam kamar tidur serta segera menembak suaminya. Dari pengakuannya itu, Ny. Giberson lihat momen mengerikan itu serta ia memberikan bila pembunuh yang membekap mulutnya pernah komplain kenapa rekannya itu mesti membunuh suaminya. 

Walau sebenarnya dari olah KTP, sang detective yang ketika itu ada di dapur (tempat di mana Ny. Giberson di ikat serta dibekap) tidak bisa lihat kamar tidur lantaran tertutup oleh dinding. Lantas, bagaimana mungkin saja Ny. Giberson serta pembunuh yang membekap mulutnya bisa lihat momen pembunuhan itu? 

Diluar itu, Detective Ellis H. Parker yang telah menyimpan kecurigaan pada Ny. Giberson segera mencari bukti yang lain yakni : senjata yang dipakai untuk membunuh. Ia menyakini bila senjata itu masih ada didalam tempat tinggal, lantaran tersangka akan tidak mempunyai saat yang banyak untuk sembunyikan senjata mematikan itu. Dan benar saja, faktanya senjata yang diprediksikan dipakai untuk membunuh William Giberson ada di atap almari cadangan! 

Serta dari olah TKP juga diperoleh bukti beberapa surat cinta dari pria lain pada Ny. Giberson serta berasal dari surat cinta itu terungkap bila Ny. Giberson dan pria itu keduanya sama dimabuk cinta. Ia ikhlas membunuh sang suami yang setia kepadanya sepanjang bertahun-tahun untuk ‘kebebasan’ serta harta sang suami. 


3. Marcel Guillaume 

Detective kelahiran Perancis ini tak kalah hebatnya. Ia juga sukses melampaui kehebatan detective di masanya. Bila Detective William J. Burns sukses membuka kejahatan lewat penyamaran serta Investigasi, lantas Ellis H. Parker lewat olah TKP, wawancara serta dapat menilainya ekspresi muka, jadi Marcel Guillaume hebat dalam memecahkan permasalahan dari potongan badan korban. 
Marcel Guillaume

Satu diantara pembunuhan yang sukses ia ungkap yaitu pembunuhan Jean. Baptiste Noziere (1933). Ia sukses menyimpulkan kematian dari lelaki ini yaitu akibat keracunan barbiturat. Berbekal dari bukti itu, ia lantas mempelajari lebih jauh. Tenyata dalang dari pembunuhan itu yaitu Violette Noziere (18 th.) yang merupakan anak korban sendiri! 

Marcel Guillaume yang menyimpan kecurigaan pada Violette Noziere (Hilang ketika terjadinya pembunuhan) mengecek arsip Violette. Dari penelusurannya itu, nyatanya Violette peroleh ‘barang’ itu lewat cara menyamarkan jati dirinya jadi dr. Dero. 

Jalan Violette semakin mudah untuk membunuh orang tuanya dengan dipercayakannya dia untuk beli serbuk untuk kesehatan mereka (orangtua Violette) yang serbuk obat itu diganti dengan barbiturat yang digabung ke pada minuman orang tuanya. Dan, dapat ditebak sendiri minuman itu membua Sang ayah meregang nyawa keitika sang Ibu gawat.