Zodiac Killer dan Misteri Yang Tak Terungkap
Sesuai dengan sebutannya, Zodiac killer merupakan sebutan dari seorang pembunuh berantai yang sering beroperasi di daerah California Utara. Pembunuh ini mulai melakukan aksinya sekitar tahun 1960 – an, jadi kisah ini memang lumayan sudah lama sekali.
Identitas Sang pembunuh Zodiac killer belum pernah diketahui hingga saat ini. Darimana sang pembunuh berantai ini mendapat sebuah julukannya sebagai ” The Zodiac Killer ” ? Nama Zodiac killer diciptakan karena sering terdapat penyebutan kata Zodiac dalam serangkaian surat yang dikirim ke media setempat.
Tidak ada yang pernah mengetahui siapalah pengirimnya, yang jelas, di setiap surat – surat yang dikirim itu tersimpan kriptogram dan sebuah sandi – sandi yang membingungkan. Tiga dari surat yang dikirim itu bahkan belum terselesaikan hingga saat ini. Diduga surat – surat itu berasal dari sang pembunuh Zodiac killer.
Para Korban dari Pembunuh Zodiac killer ini dibunuh di empat tempat yang berbeda, diantaranya Benicia, Vallejo, Danau Berryessa, dan Di daerah San Fransisco. Korban adalah Empat pria dan tiga wanita yang diperkirakan berumur 16 – 29 tahun dan telah menjadi korbannya antara bulan Desember 1968 sampai Oktober 1969. Sejumlah tersangka sudah ditetapkan oleh penegak hukum, namun tidak cukup nya bukti untuk membuktikan jika mereka terlibat dalam pembunuhan ini .
Kepolisian San Fransisco pun akhirnya menutup kasus ini pada tahun 2004 karena mengalami ketidakpastian dalam penyelidikan kasus ini, namun kasus ini akhirnya dibuka kembali pada tahun 2007. Kasus ini juga dibuka kembali di kota Vallejo, Napa County, dan Solano County. Bahkan Sebuah Departemen Kehakiman di California telah mengusut kasus ini sejak tahun 1969.
Dalam sebuah suratnya yang dikirim ke surat kabar lokal, penulisnya telah mengklaim sudah melakukan pembunuhan sebanyak 37 kali. Tetapi, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, hanya terdapat 7 korban yang diketahui, bahkan dua korban diantaranya selamat.
Nama Para korban itu adalah :
1. David Arthur Faraday (17) dan Betty Lou Jensen (16) Telah ditembak dan dibunuh pada tanggal 20 Desember 1968 di Area Danau Herman Road.
2. Michael Renault Megeau (19) dan Darlene Elizabeth Ferrin (22) Telah ditembak pada tanggal 4 Juli 1969 di sebuah lapangan parkir di Blue Rock Springs Park di Vallejo. Michael dapat selamat dari serangan itu, tapi Ferrin dinyatakan meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat.
3. Bryan Calvin Hartnell (20) dan Cecelia Ann Shepard (22). Kedua korban ini ditusuk di area danau Berryessa pada tanggal 27 Sepetember 1969. Bryan dapat bertahan dengan 6 luka tusukan di belakang tubuhnya, sedangkan Cecelia mendapatkan luka yang cukup parah dan tidak dapat bertahan ia dinyatakan meninggal pada tanggal 29 September 1969.
4. Paul Lee Stine (29), Telah ditembak pada tanggal 11 Oktober 1969 di lingkungan sekitar Heights Presidio, San Fransisco.
Meskipun ke 7 korban diatas tadi dapat diidentifikasi, namun muncul dugaan terdapat korban yang lain. Korban – korban pembunuhan dibawah ini diduga juga terkait dalam Korban pembunuhan Zodiac killer, meskipun sampai sekarang belum satu pun yang dapat dikonfirmasi :
1. Cheri Jo Bates (18), Korban ditusuk hingga tewas pada tanggal 30 Oktober 1966 di area Riverside Community College.
2. Robert Domingos (18) dan Linda Edwards (17) Telah ditembak hinga tewas pada tanggal 4 Juni 1966 di area pantai dekat Lompoc.
3. Kathleen Johns (22), diduga telah diculik oleh Zodiac killer pada tanggal 22 Maret 1970 di wilayah barat Modesto. ia dilaporkan berhasil melarikan diri setelah ia disekap kurang lebih selama 3 jam.
4. Donna Laas (25) dilaporkan telah menghilang oleh keluarganya pada tanggal 6 September 1970. Sebuah kartu pos yang didugadari Zodiac killer telah ditemukan disekitar tempat tinggalnya.
Pembunuhan pertama yang dilakukan oleh Zodiac killer ini diduga adalah kasus saat penembakan Betty Lou Jensen dan David Faraday yang tepatnya terjadi pada tanggal 20 Juni 1968 di area danau Herman Road, Benicia. Seperti yang dapat kita lihat dari data data para korban, entah mengapa kebanyakan dari korban Zodiac killer adalah pasangan muda mudi. Apakah mungkin ia mempunyai keadaan pisikologi yang terganggu atau semacam trauma di masa lalunya sehingga ia dapat melakukan aksinya sebagai balas dendam ? Entahlah, tidak ada yang mengetahui pasti tentang apa motif sebenarnya sang pembunuh berantai ini.
Uniknya dari kasus pembunuhan ini, Zodiac killer selalu mengirimkan surat – surat kepada media cetak setempat. Pada tanggal 1 Agustus 1969, terdapat tiga surat yang diduga berasal dari Zodiac killer yang diterima oleh Vallejo Times Herald, The San Fransisco Chronicle dan San Fransisco Examiner.
Kryptogram
Salah Satu Surat Yang Pernah dikirimkan Zodiac Killer from lettersofnote.com
Surat – surat ini berisikan tentang pembunuhan yang terjadi di area Danau Herman Road dan Bue Rock Springs. Di dalam surat ini pula berisi kriptogram dan terdapat lebih dari 400 simbol yang diduga berisikan tentang jati diri dari Zodiac killer.
Si pembuat surat ini meminta kepada media agar surat yang ia kirimkan kemedia tersebut dimuat di halaman pertama media cetak tersebut. Bila tidak dilakukan, ia pun mengancam akan melakukan pembunuhan lagi tiap malam. Akhirnya, ketiga media tersebut menerbitkan tulisan nya dengan headline surat yang diklaim dari pembunuh itu. Selama media cetak itu menerbitkan surat kabar harian dengan headline surat dari pembunuh itu, tidak pernah ada laporan terjadinya pembunuhan di daerah itu, apakah sang Zodiac killer terus mengawasinya ?
Pada tanggal 7 Agustus 1969, ada surat lain yang diterima oleh San Fransisco Examiner. Dalam salam pembuka tersebut, tertulis ” Dear Editor, This is the Zodiac speaking”. Ini adalah pertama kalinya sang penulis surat menyebut namanya dalam sebuah surat yang ditulisnya.
Surat itu segera ditanggapi oleh Chief Stiltz, dan ketika berita itu dimuat, Chief Stiltz meminta sang penulis surat atau bisa di sebut Zodiac killer memberikan sebuah rincian yang lebih detail untuk membuktikan bahwa ia benar – benar telah melakukan pembunuhan pada Faraday, Jensen, dan Ferrin.
Penulis surat yang misterius itu kemudian membalasnya dengan memberikan sebuah rincian yang sangat sama persis dengan kasus pembunuhan korban Zodiac killer tadi, namun ia pun tidak menulis banyak dalam surat balasannya itu.
Pada tanggal 8 Agustus 1969, Donald dan Bettye Harden dari California telah berhasil memecahkan Kode kriptogram dan simbol – simbol dalam surat itu. Sayangnya, mereka tidak dapat menemukan nama atau identitas sang pelaku dalam surat- surat itu.
Pada tanggal 14 Oktober 1969, The SF Chronicles kembali menerima kiriman surat dari Zodiac killer, dalam isi suratnya kali ini, ia mengancam akan melakukan penembakan kembali terhadap anak – anak sekolah.
Zodiac Killer
Pada tanggal 8 November 1969, Zodiac killer kembali mengirimkan surat. Kali ini surat itu berisi dengan tulisan kriptogram sebanyak 340 karakter.
Zodiac killer terus berkomunikasi dengan pihak yang berwenang sampai akhir tahun 1970. Ia kerap sekali menggunakan simbol – simbol yang terdapat di dalam isi suratnya.
Bahkan dalam salah satu suratnya, ia pernah menyertakan sebuah diagram bom rakitan yang akan ia gunakannya untuk meledakkan bis sekolah. Di bagian bawah surat, ia juga menyertakan simbol .The SF Chronicles menerima surat lagi pada tanggal 8 Juli 1974. Surat yang di terima ini tidak ada nama pengirimnya, hanya sebuah surat yang berisi sebuah keluhan tentang kolumnis dan telah di tanda tangani dengan “Phentom Red”, seperti lilin yang dicairkan dan ditempel dengan stempel khusus kalo pada jaman dulu.
Sejak surat itu telah diterima oleh SF Chronicles, ada beberapa surat lagi yang datang, namun surat – surat tersebut hanya dianggap sebagai ulah iseng beberapa orang saja. Jadi, bisa kita anggap surat yang datang pada tanggal 8 Juli 1974 itu merupakan surat terakhir dari pembunuh Zodiac killer, meski banyak juga orang yang meragukannya. Lalu, kemanakah Zodiac killer ?
Arthur Leign Allen adalah seorang tersangka utama yang diduga adalah Zodiac killer. Namun, sidik jarinya tidak cocok dengan sidik jari yang ditemukan pada para korban. Arthur pun meninggal pada tahun 1992 karena penyakit diabetes dan gagal ginjal. Kemudian, para penyelidik mencoba mencocokkan DNA Zodiac killer dengan DNA Arthur. DNA Zodiac killer diambil dari air liur yang berasal dari perangko yang di tempetkan pada amplop yang telah dikirim beberapa kali ke media cetak. Namun hasilnya pun kembali tidak cocok, beberapa orang berpendapat bahwa belum tentu juga DNA dari air liur yang terdapat di perangko itu berasal dari Zodiac killer.
Identitas dari Zodiac killer masih misterius hingga sekarang ini. Perilaku unik dan kekejamannya membuat beberapa orang berfikir dan menganggap Zodiac killer adalah seorang psikopat. Psikopat atau bukan, yang jelas Zodiac killer merupakan seorang tokoh misterius yang belum terungkap kebenarannya hingga hari ini.
Tampilkan postingan dengan label kasus pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasus pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Maret 2017
Artis Dengan Kematiannya Masih Menjadi Misteri
1. Marilyn Monroe
Siapa yg tidak kenal dengan sosok Marilyn Monroe. Sayangnya, akhir hidup bintang masa 1950an ini tak seindah kariernya didunia Hollywood. Th. 1962. dia diketemukan wafat dalam keadaan tanpa ada baju.
Awalannya, dia disangka wafat akibat bunuh diri dengan menelan sekurang-kurangnya 30 pil obat tidur. Tetapi sesudah diselidiki, nyatanya beberapa hal aneh yang diketemukan di tempat peristiwa, termasuk juga lenyapnya barang-barang yang harusnya dapat mensupport sangkaan itu.
Alhasil, nampak desas-desus kalau dia wafat akibat pembunuhan yang dikerjakan mafia. Ada saksi mata yang pernah lihat mobil ambulance datang, serta pergi selang beberapa saat, sebelumnya pada akhirnya dia diketemukan tewas.
2. Natalie Wood
28 November 1981, dunia dikagetkan oleh jenazah Natalie Wood yang mengapung di salah teluk kecil yang ada di Catalina Island. Sesudah lakukan beragam penyelidikan, pada akhirnya polisi tutup masalah ini serta menyebutkan kalau bintang REBEL WITHOUT A CAUSE ini wafat akibat kecelakaan.
Tetapi keraguan pada akhirnya nampak. Pasalnya, Natalie di kenal takut air hingga tidak mungkin mengambil keputusan pergi ke teluk sendirian. Ditambah lagi, dia pernah berkelahi dengan suaminya, Robert Wagner sebelumnya dia wafat. Wagner disangka berprasangka buruk kalau Natalie lakukan perselingkuhan dengan aktor bernama Christopher Walken.
November 2011, masalah Natalie di buka lagi oleh kepolisian Los Angeles. Tetapi pihak yang berwenang meyakinkan kalau baik Wagner ataupun Walken tak termasuk juga tersangka.
3. Tupac Shakur
Waktu ditembak mati pada 13 September 1996, umur Tupac Shakur masihlah 25 th.. Peristiwa itu berjalan demikian cepat waktu sang rapper baru keluar dari studio rekaman di New York City.
Pernah mengedar berita kalau sesungguhnya Tupac belum mati. Dia cuma memalsukan kematiannya lantaran satu argumen. Tetapi 18 th. sesudah kematiannya, seseorang pria bernama James “Jimmy Henchman” Rosemond mengakui jadi dalang pembunuhan ini. Apakah memanglah dia pembunuhnya?
4. Elizabeth Short
Pembunuhan Elizabeth Short mungkin saja jadi satu diantara misteri paling mencekam didunia Hollywood. Bagaimana tak, aktris yang lalu dijuluki The Black Dahlia ini wafat dalam keadaan mengenaskan di th. 1947.
Waktu diketemukan di Los Angeles, bagian-bagian badan berwajah sudah dimutilasi. Sekurang-kurangnya darah di tempat peristiwa tunjukkan kalau dia dibunuh ditempat lain.
Anehnya, sekurang-kurangnya 60 orang sudah mengakui jadi pembunuh Elizabeth Short. Sayangnya tidak satupun yang pada akhirnya dinyatakan bersalah.
Tetapi sampai sekarang ini, belum ada yang dapat membuka rahasia dibalik pembunuhan kejam ini. Alhasil, kematiannya juga masihlah jadi misteri yang tidak terjawab
5. Jean Spangler
Sampai sekarang ini, tak ada yang tahu tentu bagaimana nasib Jean Spangler. Aktris ini pernah berpamitan pada putrinya pada 7 Oktober 1949. Pada putrinya yang waktu itu baru berumur lima th., dia berkata bakal menjumpai bekas suaminya, untuk bicara masalah tunjangan untuk sang anak. Tetapi sampai sekarang ini, dia tidak pernah kembali.
Tas Jean pernah diketemukan, berbarengan dengan satu catatan yang diperuntukkan pada seorang bernama Kirk (sangkaan menghadap pada Kirk Douglass). Tetapi kelihatannya dia tidak pernah usai menulisnya.
" Tidak dapat menanti lebih lama. Saya bakal menjumpai Dr Scott. Ini waktu yang pas karena itu ibunya pergi,..., " sekian bunyi catatan itu.
6. George Reeves
Bila ada yang tidak paham siapa George Reeves, dia yaitu pemeran TV Show SUPERMAN di th. 1950an. Tragisnya, sang superhero jadi wafat akibat luka tembak di kepala pada 16 Juni 1959. Waktu itu dia ada di tempat tinggalnya yang ada di Benedict Canyon berbarengan kekasih serta tiga tamu yang lain.
Selanjutnya pihak yang berwajib menyampaikan kalau dia wafat akibat bunuh diri. Tetapi pada th. 1999, seseorang pria bernama Toni Mannix dituduh sebagai pembunuhnya. Sayangnya, tak ada bukti kuat yang dapat menjerat Toni.
7. Notorious B. I. G, a. k. a Christopher Wallace, a. k. a. Biggie Smalls
KapanLagi. com - Seperti Tupac Shakur, Christopher Wallace yang dikenal juga dengan nama Biggie Smalls ini tewas lantaran ditembak ditempat umum. Dia wafat pada 9 Maret 1997 di Los Angeles. Sampai sekarang ini, masalah ini belum dapat juga disibak. Tetapi banyak yang berasumsi kalau pembunuhan ini masihlah berkaitan dengan konflik antar geng. Bahkan juga disangka kuat, kematiannya masihlah terkait dengan Tupac Shakur.
8. David Carradine
Siapa yang menganggap kalau hidup bintang KILL BILL ini selesai dengan begitu mengenaskan. 4 Juni 2009, David Carradine diketemukan tanpa ada nyawa didalam almari yang ada di kamar hotel di Bangkok.
Otopsi meyakinkan kalau dia wafat akibat asphyxiation, keadaan dimana badan kekurangan suplai oksigen. Waktu wafat, lehernya memanglah terikat dengan tali yang bergantung didalam almari. Bagaimana persisnya dia wafat? Tidak ada yang tahu!
9. Peter Ivers
Peter Ivers yaitu musisi memiliki bakat yang membuat lagu In Heaven (The Lady in the Radiator Song). Dia wafat pada th. 1983 dengan luka sisa pukulan.
Tidak lama sesudah kematian Peter, rekan-rekannya segera berhamburan ke apartemennya. Alhasil, sebagian dari mereka sontak mengakibatkan kerusakan bukti-bukti yang mungkin saja dapat mengarahkan pada pembunuh.
Alhasil, tak ada yang tahu bagaimana persisnya dia wafat. Sampai sekarang ini, masalah kematian Peter Ivers masih tetap dalam sistem investigasi. Akankah misteri ini terkuak?
10. Nicole Brown Simpson
Nicole Brown Simpson yaitu bekas istri OJ Simpson yang wafat dengan keadaan mengenaskan. Dia serta kekasihnya, Ron Goldman diketemukan wafat dunia di Brentwood, California pada th. 1994 dengan beberapa luka tusukan.
Tanda bukti pada akhirnya menghadap pada OJ Simpson. Tetapi sesudah diselenggarakan penyelidikan, dia dinyatakan tak bersalah. Pembunuhnya tak di ketahui sampai saat ini.
Siapa yg tidak kenal dengan sosok Marilyn Monroe. Sayangnya, akhir hidup bintang masa 1950an ini tak seindah kariernya didunia Hollywood. Th. 1962. dia diketemukan wafat dalam keadaan tanpa ada baju.
Awalannya, dia disangka wafat akibat bunuh diri dengan menelan sekurang-kurangnya 30 pil obat tidur. Tetapi sesudah diselidiki, nyatanya beberapa hal aneh yang diketemukan di tempat peristiwa, termasuk juga lenyapnya barang-barang yang harusnya dapat mensupport sangkaan itu.
Alhasil, nampak desas-desus kalau dia wafat akibat pembunuhan yang dikerjakan mafia. Ada saksi mata yang pernah lihat mobil ambulance datang, serta pergi selang beberapa saat, sebelumnya pada akhirnya dia diketemukan tewas.
2. Natalie Wood
28 November 1981, dunia dikagetkan oleh jenazah Natalie Wood yang mengapung di salah teluk kecil yang ada di Catalina Island. Sesudah lakukan beragam penyelidikan, pada akhirnya polisi tutup masalah ini serta menyebutkan kalau bintang REBEL WITHOUT A CAUSE ini wafat akibat kecelakaan.
Tetapi keraguan pada akhirnya nampak. Pasalnya, Natalie di kenal takut air hingga tidak mungkin mengambil keputusan pergi ke teluk sendirian. Ditambah lagi, dia pernah berkelahi dengan suaminya, Robert Wagner sebelumnya dia wafat. Wagner disangka berprasangka buruk kalau Natalie lakukan perselingkuhan dengan aktor bernama Christopher Walken.
November 2011, masalah Natalie di buka lagi oleh kepolisian Los Angeles. Tetapi pihak yang berwenang meyakinkan kalau baik Wagner ataupun Walken tak termasuk juga tersangka.
3. Tupac Shakur
Waktu ditembak mati pada 13 September 1996, umur Tupac Shakur masihlah 25 th.. Peristiwa itu berjalan demikian cepat waktu sang rapper baru keluar dari studio rekaman di New York City.
Pernah mengedar berita kalau sesungguhnya Tupac belum mati. Dia cuma memalsukan kematiannya lantaran satu argumen. Tetapi 18 th. sesudah kematiannya, seseorang pria bernama James “Jimmy Henchman” Rosemond mengakui jadi dalang pembunuhan ini. Apakah memanglah dia pembunuhnya?
4. Elizabeth Short
Pembunuhan Elizabeth Short mungkin saja jadi satu diantara misteri paling mencekam didunia Hollywood. Bagaimana tak, aktris yang lalu dijuluki The Black Dahlia ini wafat dalam keadaan mengenaskan di th. 1947.
Waktu diketemukan di Los Angeles, bagian-bagian badan berwajah sudah dimutilasi. Sekurang-kurangnya darah di tempat peristiwa tunjukkan kalau dia dibunuh ditempat lain.
Anehnya, sekurang-kurangnya 60 orang sudah mengakui jadi pembunuh Elizabeth Short. Sayangnya tidak satupun yang pada akhirnya dinyatakan bersalah.
Tetapi sampai sekarang ini, belum ada yang dapat membuka rahasia dibalik pembunuhan kejam ini. Alhasil, kematiannya juga masihlah jadi misteri yang tidak terjawab
5. Jean Spangler
Sampai sekarang ini, tak ada yang tahu tentu bagaimana nasib Jean Spangler. Aktris ini pernah berpamitan pada putrinya pada 7 Oktober 1949. Pada putrinya yang waktu itu baru berumur lima th., dia berkata bakal menjumpai bekas suaminya, untuk bicara masalah tunjangan untuk sang anak. Tetapi sampai sekarang ini, dia tidak pernah kembali.
Tas Jean pernah diketemukan, berbarengan dengan satu catatan yang diperuntukkan pada seorang bernama Kirk (sangkaan menghadap pada Kirk Douglass). Tetapi kelihatannya dia tidak pernah usai menulisnya.
" Tidak dapat menanti lebih lama. Saya bakal menjumpai Dr Scott. Ini waktu yang pas karena itu ibunya pergi,..., " sekian bunyi catatan itu.
6. George Reeves
Bila ada yang tidak paham siapa George Reeves, dia yaitu pemeran TV Show SUPERMAN di th. 1950an. Tragisnya, sang superhero jadi wafat akibat luka tembak di kepala pada 16 Juni 1959. Waktu itu dia ada di tempat tinggalnya yang ada di Benedict Canyon berbarengan kekasih serta tiga tamu yang lain.
Selanjutnya pihak yang berwajib menyampaikan kalau dia wafat akibat bunuh diri. Tetapi pada th. 1999, seseorang pria bernama Toni Mannix dituduh sebagai pembunuhnya. Sayangnya, tak ada bukti kuat yang dapat menjerat Toni.
7. Notorious B. I. G, a. k. a Christopher Wallace, a. k. a. Biggie Smalls
KapanLagi. com - Seperti Tupac Shakur, Christopher Wallace yang dikenal juga dengan nama Biggie Smalls ini tewas lantaran ditembak ditempat umum. Dia wafat pada 9 Maret 1997 di Los Angeles. Sampai sekarang ini, masalah ini belum dapat juga disibak. Tetapi banyak yang berasumsi kalau pembunuhan ini masihlah berkaitan dengan konflik antar geng. Bahkan juga disangka kuat, kematiannya masihlah terkait dengan Tupac Shakur.
8. David Carradine
Siapa yang menganggap kalau hidup bintang KILL BILL ini selesai dengan begitu mengenaskan. 4 Juni 2009, David Carradine diketemukan tanpa ada nyawa didalam almari yang ada di kamar hotel di Bangkok.
Otopsi meyakinkan kalau dia wafat akibat asphyxiation, keadaan dimana badan kekurangan suplai oksigen. Waktu wafat, lehernya memanglah terikat dengan tali yang bergantung didalam almari. Bagaimana persisnya dia wafat? Tidak ada yang tahu!
9. Peter Ivers
Peter Ivers yaitu musisi memiliki bakat yang membuat lagu In Heaven (The Lady in the Radiator Song). Dia wafat pada th. 1983 dengan luka sisa pukulan.
Tidak lama sesudah kematian Peter, rekan-rekannya segera berhamburan ke apartemennya. Alhasil, sebagian dari mereka sontak mengakibatkan kerusakan bukti-bukti yang mungkin saja dapat mengarahkan pada pembunuh.
Alhasil, tak ada yang tahu bagaimana persisnya dia wafat. Sampai sekarang ini, masalah kematian Peter Ivers masih tetap dalam sistem investigasi. Akankah misteri ini terkuak?
10. Nicole Brown Simpson
Nicole Brown Simpson yaitu bekas istri OJ Simpson yang wafat dengan keadaan mengenaskan. Dia serta kekasihnya, Ron Goldman diketemukan wafat dunia di Brentwood, California pada th. 1994 dengan beberapa luka tusukan.
Tanda bukti pada akhirnya menghadap pada OJ Simpson. Tetapi sesudah diselenggarakan penyelidikan, dia dinyatakan tak bersalah. Pembunuhnya tak di ketahui sampai saat ini.
Selasa, 07 Februari 2017
Mengenal Jack the Ripper
Deskripsi kalau seseorang berjubah hitam yang nampak dari kabut, mencabut nyawa korbannya dengan cepat lantas menghilang di kegelapan. Serta dia tidak pernah tertangkap atau tersingkap.
Ketika masalah itu nampak, sesungguhnya nama Jack The Ripper bahkan juga belum ada. Tetapi media serta kepolisian banyak terima surat. Ada yang coba berikan anjuran, ada yang coba memberitahu jati diri pelaku dsb. Hingga satu hari ada surat yang datang dari seorang yang mengakui sebagai pelaku dari semuanya rentetan masalah pembunuhan sadis itu. Serta di bawahnya tercatat nama Jack The Ripper.
Awalnya surat itu tak di perhatikan, lantaran memanglah banyak surat seperti itu terlebih dulu. Tetapi selang beberapa saat nampak lagi satu surat yang dikira dari orang yang sama (lantaran style tulisan, bentuk tulisan dsb) serta dibawahnya juga tercatat nama Jack The Ripper. Mulai sejak waktu itu, polisi serta orang-orang menyebutkan pelaku masalah itu dengan nama Jack The Ripper. Satu diantara kalimat dalam surat itu yaitu “They say I’m a doctor…hahahaha…. ”.
Argumen mengapa kepolisan mulai meyakini surat itu yaitu lantaran Jack menyebutkan bakal kirim potongan telinga satu diantara korbannya. Salah seseorang korban yang diketemukan polisi memanglah kehilangan telinganya. Tetapi kiriman ini tak pernah ada.
Yang ada selanjutnya yaitu kiriman selembar surat dan potongan ginjal manusia yang sudah diformalin. Surat itu tak akan ditulis dengan nama pengirim Jack, namun ‘From Hell’. Dari kata berikut judul film From Hell di ambil. Apakah surat ketiga ini memanglah dari orang yang sama atau orang lain, sebenarnya juga tidak pernah tersingkap. Kenyataan-fakta seperti berikut yang pada akhirnya bikin Jack The Ripper jadi legenda. Satu diantara masalah pembunuhan berantai paling mengerikan dalam histori yang dikerjakan oleh seseorang “devil” yang dijuluki Jack The Ripper dibagian Timur London, England. Selama tempo satu era, misteri yang menyelubungi masalah pembunuhan brutal itu masihlah jadi satu sinyal bertanya yang belum sukses terjawab. Terdapat banyak sebab yang jadikan “Jack The Ripper” dijuluki sebagai lagenda kejahatan dalam histori, yakni terkecuali sang pelaku-nya yang masihlah misterius sampai sekarang ini, corak kejahatan yang dikerjakannya juga begitu mengerikan serta brutal!! korban-korbannya disembelih, ditikam, badan dibelah serta organ-organ dalam-nya di keluarkan.
Sesungguhnya, mangsa Jack The Ripper yang sering juga dijuluki ˜Pembunuh Whitechapel hanya lima orang pelacur, meskipun ada pendapat yang menyampaikan jumlahnya dapat lebih dari pada itu. Serta semuanya kegiatannya itu ia kerjakan cuma dalam periode waktu 3 bln. saja.
Namun, bagaimanapun juga kekejaman serta misteri pembunuhnya jadikan masalah pembunuhan berantai ini begitu popular sampai waktu saat ini. Beberapa pertanyaan bermunculan dari masalah ini.
Siapakah sesungguhnya sang pembunuh berantai di balik julukan “Jack The Ripper” itu? serta kenapa ia cuma membunuh sepanjang tiga bln. dan lima mangsa saja? Kenapa semuanya korbannya yaitu pelacur? Apa maksudnya membunuh dengan kejam dan kenapa dia pada akhirnya hentikan aktivitas itu? Sedikit panduan konkrit yang diperoleh untuk menelusuri jejak sang pembunuh. Jack the Ripper digambarkan begitu mahir “memainkan” pisau-pisau mematikannya, memiliki pengetahuan anatomi badan manusia yang cukup baik, dan penguasaan tehnik membedah serta memotong bebrapa sisi badan manusia dengan begitu prima.
Yang dapat disebutkan lebih hebat lagi, semuanya pembataian itu ia kerjakan ditengah gelap-nya malam, bisa disebut tanpa ada penerangan yang cukup.
Semua misteri itu berawal pada tanggal 31 Agustus 1888. Sekitaran jam 4. 00 awal hari saat setempat, seseorang masyarakat menjumpai mangsa pertama sang “devil” yakni Mary Ann Nichols, 42, di Whitechapel, East End.
Mayat wanita malang itu diketemukan oleh seseorang masyarakat setempat dalam kondisi tewas mengenaskan. Bahkan juga sebagian polisi yang datang ke TKP juga cukup tekejut saat lihat keadaan mayat. Dokter yang mengecek mayat itu merasakan beberapa badannya masihlah panas, ini tunjukkan mungkin saja wanita ini dibunuh lebih kurang sekitaran 1/2 jam sebelumnya jasad-nya diketemukan. Ada kesan sayatan benda runcing pada rahang kiri korban, diluar itu diprediksikan perutnya juga dibelah memakai pisau panjang bergerigi, dan ada banyak luka tikaman pada bagian-bagian badan yang lain. Polisi sedikit mempunyai panduan tentang masalah pembunuhan ini, kerana tak ada saksi yang lihat atau mendengar nada teriakan korban saat malam peristiwa. Diluar itu tak didapati juga ada-nya senjata tajam yang ditinggalkan sang pelaku di TKP.
Pada 6 Agustus 1888 sebelumnya masalah pembunuhan Mary, seseorang pelacur yang lain, Martha Tabram, 39, didapati tewas di George Yard dengan luka tikaman benda tajam sejumlah 39 kali pada leher serta sisi kemaluan.
Dari hasil autopsi pada jasad wanita itu, dijumpai leher sang korban ikut digorok serta perutnya dibelah. Sebagian pihak memiliki pendapat, pembunuhan Martha adalah satu diantara “hasil karya” Jack The Ripper. Hingga banyak spekulasi menyampaikan kalau Martha adalah korban pertama dari rentetan masalah pembunuhan berantai ini.
Delapan hari selepas kematian Mary, masyarakat Whitechapel kembali di-gemparkan oleh penemuan sesosok mayat wanita. kesempatan ini menerpa seseorang pelacur, Annie Chapman, ia juga diketemukan tewas dalam kondisi mengenaskan
Pakar bedah forensik menyampaikan kalau Annie tewas dua jam sebelumnya jasadnya diketemukan. Mereka juga merasakan beberapa kulit perut Annie dibedah, tulang rusuknya dipotong-potong, isi perut serta organ-organ seperti jantung di keluarkan serta ditempatkan di bahu sang korban. Edannya lagi, beberapa kemaluannya juga dipotong!! Sebagian saksi menyampaikan lihat Annie tengah bercengkrama dengan seseorang lelaki yang mempunyai tanda-tanda berkulit gelap, menggunakan topi pemburu rusa serta berjubah hitam pada pukul 5. 30 pagi.
Info beberapa saksi yang ikut mengacu pada “orang asing”, bikin polisi menyimpulkan pembunuh yaitu pendatang Yahudi serta menyebabkan sentimen di kelompok masyarakat pribumi.
Seseorang Yahudi, John Pizer yang ikut di kenal sebagai Apron Kulit ditahan, tetapi ahirnya ia dibebaskan lantaran ia tidak dapat dibuktikan bersalah serta tak berkaitan dengan masalah pembunuhan itu.
Mangsa ketiga serta ke empat Jack the Ripper diketemukan pada hari yang sama yakni 30 September 1988. Kesempatan ini korbannya yaitu Elizabeth Stride, 45. Ia didapati tewas berlumuran darah di Dutfield Yard kurang lebih jam 1. 00 pagi dengan sisa cekikan dileher serta diduga ia mati lebih kurang 30 menit sebelumnya jasadnya diketemukan. Saat malam itu juga, polisi sekali lagi dikagetkan dengan penemuan mayat yang juga diketemukan dalam keadaan yang mengenaskan, kurang lebih 1. 6 km. dari tempat penemuan mayat Elizabeth.
Korban ke-2 di hari itu yaitu Catherine Eddowes, 46. Ia juga diketemukan dalam kondisi tewas berlumuran darah, ada sisa cekikan di lehernya, badannya dibelah dari dada hingga selangkangan serta isi perutnya terburai keluar.
Tak ketinggal rahimnya juga turut dipotong serta di keluarkan, mukanya hancur lantaran dikuliti, kelopak mata kanannya dicungkil, hidung serta telinganya nyaris putus. Korban tewas kurang 30 minit sebelumnya diketemukan.
Di TKP, Polisi temukan sehelai syal/selendang punya sang korban yang berlumuran darah serta didekat-nya ada tulisan kapur pada dinding yang berbunyi :
“The Juwes are The men That Will not be Blamed For nothing” (Yahudi yaitu pihak yang akan tidak dapat disalahkan tanpa ada sebab).
Dari sinilah Polisi dapat mengambil rangkuman, kalau seseorang Yahudi-lah yang ada di balik masalah pembunuhan berantai legendaris ini.
Sedang korban ke lima di ketahui bernama Mary Jane Kelly. “Ginger”, nama panggilan M. J. Kelly, juga diketemukan dengan keadaan yang sama mengerikannya dengan korban-korban yang lain. Jasadnya diketemukan pada 9 September 1988, dikamar sewaannya yang berada di Miller’s Court, off Dorset Street, Spitalfields.
Lima Orang korban Keganasan Jack the Ripper
Sebagian sangkaan-dugaan mengenai sosok Jack the Ripper :
Jack The Ripper disangka mempunyai kebencian sekalian rasa takut pada wanita yang mendalam, serta itu juga menerangkan mengapa dia “berkata” sudah membawa pulang “rahim” wanita untuk disimpan (setengahnya “katanya” dia makan serta setengahnya dia kirim ke polisi lewat suratnya “The Hell”). Suatu hal yang wanita miliki serta laki2 tak. Diluar itu dia juga bikin korbannya netral (tak berkelamin) dengan memotong bagian2 spesifik yang bikin korbannya tak dikenali lagi sebagai wanita. Juga, dia “berkata” sudah membawa pulang ginjal serta telinga korbannya.
Tahu bila korbannya melakukan prostitute, mungkin saja dia sejenis memiliki dendam pribadi pada prostitute. Mungkin saja dia pernah disakiti/ditinggalkan orang yang demikian disayanginya untuk bekerja sebagai WTS (note : 95% wanita di East End meninggalkan keluarga serta anak-anaknya untuk bekerja sebagai WTS lantaran ekonomi yang betul-betul kronis di tengah-tengah ibukota Inggris. Mungkin saja ibunya yang menginginkan dia bunuh?)
Ada pula sangkaan bila pelaku yaitu seseorang dokter atau sekurang-kurangnya orang yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran spesialisasi di bagian operasi bedah lantaran sayatan2 di badan korbannya begitu rapi yang cuma dapat dikerjakan memakai alat-alat operasi/bedah kedokteran yang memerlukan ketrampilan spesial. besar kemungkinan saat lalunya suram. mungkin saja suram sekali. Sangkaan polisi, pelakunya yaitu tukang jagal, dokter, atau tukang cukur. Tak mesti dokter seandainya dia miliki pengetahuan anatomi badan manusia.
Kasus Pembunuhan yang Belum Terselesaikan
1. Charlie Chop-Off
Seseorang pembunuh berantai memperoleh julukan Charlie Chop-Off lantaran caranya yang teramat brutal dalam menghabisi korbannya. Pembunuh itu mempunyai rutinitas untuk menusuk anak lelaki Afrika-Amerika dengan cara berulangkali dan kemudian berujung pada mutilasi genital.Korbannya yaitu seseorang anak lelaki berumur delapan th. bernama Douglas Owen. Owen diketemukan pada tanggal 9 Maret 1979 di satu atap gedung di Manhattan. Owen ditusuk sejumlah 38 kali serta alat kelaminnya dimutilasi.
Kian lebih dua anak lelaki dibunuh lewat cara yang sama. Sebagian tersangka sudah di tangkap, tetapi lalu dilepaskan lantaran tidak ada bukti yang kuat. Sampai saat ini tidak ada yang tahu siapa yang tega membunuh seorang lewat cara yang kejam seperti itu.
2. The Honolulu Strangler
3. Stoneman
Stoneman yaitu pembunuh berantai paling populer di India. Ia disangka sudah membunuh kian lebih 13 orang di Kolkata serta 12 orang di Bombay. Korban pertama Stoneman diketemukan di bln. Juni 1989 yang disebut seseorang gelandangan. Gelandangan itu dibunuh dengan pukulan di kepala memakai batu.Sama dengan masalah pembunuhan tidak tersingkap yang lain, masalah ini menjumpai jalan buntu lantaran minimnya info serta motif pembunuh belum terang sampai saat ini.
4. The February 9th Killer
5. Jack the Ripper
Jack The Ripper yaitu pembunuh berantai paling populer di London. Ia nampak pada th. 1888 di daerah miskin serta kumuh di Whitechapel London. Ke lima korban Jack yaitu pekerja sex komersial serta dibunuh lewat cara yang sama yakni digorok lehernya memakai senjata tajam. Sesudah dibunuh umumnya Jack memutilasi serta mengambil organ dalam korbannya.Mengingat pembunuhan ini demikian rapi serta langkah Jack memotong korbannya demikian pakar, ada sangkaan kalau Jack yaitu seseorang dokter yang tengah melakukan eksperimen. Sampai saat ini, telah kian lebih 100 teori yang dikemukakan tentang siapa Jack The Ripper sesungguhnya. Tetapi kebenarannya belum tersingkap.
6. The Babysitter Killer
7. Jack the Stripper
8. The Atlanta Ripper
The Atlanta Ripper nampak pada th. 1911 di Atlanta. Orang misterius ini membunuh kian lebih 20 orang. Korban pertama The Atlanta Ripper yaitu seseorang perempuan bernama Belle Walker. Korbannya umumnya adalah wanita Afrika-Amerika. Sebagian tersangka sudah di tangkap tetapi dilepaskan lantaran kurangnya tanda bukti.
9. The Zodiac Killer
" I like killing people because it is so much fun. "Itu yaitu satu diantara banyak kode surat yang di kirim ke surat berita San Fransisco. Surat itu di kirim oleh seorang yang menyebutkan dianya Zodiac. Selama th. 1969, seseorang pembunuh berantai lakukan teror di residen Bay Ruang, kian lebih lima orang terbunuh. Zodiac mengelabui polisi serta wartawan selama saat. Sesudah membunuh korbannya, ia bakal kirim surat diisi kode pada kantor surat berita. Simbolnya yaitu lingkaran dengan sinyal silang di tengahnya.
Pernah ia kirim satu pakaian berlumuran darah untuk menunjukkan kalau ia yaitu pelaku pembunuhan itu. Sebagian terdakwa sudah diinvestigasi, tetapi pembunuh sesungguhnya tidak pernah tertangkap.
10. The Original Night Stalker/East Rapist
The Original Night Stalker yaitu nama yang didapatkan pada pembunuh berantai serta pemerkosa yang telah mengonsumsi korban kian lebih 10 orang di California Selatan mulai th. 1979 sampai 1986. Pelaku itu juga terdeteksi ada di Sacramento Timur saat kian lebih 50 wanita alami pelecehan seksual dari th. 1976 sampai 1979. Pelaku yang masihlah belum di ketahui ini lalu di beri julukan The East Ruang Rapist. Di th. 2001, beragam masalah pemerkosaan di California Utara sempat juga dihubungkan dengan masalah pembunuhan yang sama di California Selatan.The Original Night Stalker atau East Ruang Rapist tidak pernah diketemukan jati diri sebenarnya. Sebagian terduga sudah dapat dibuktikan tidak bersalah serta sampai saat ini belum ada yang dapat membuka jati diri asli pelaku.
Detektif Hebat di Dunia Nyata
1. William J. Burns
Pengungsi dari Irlandia yang melarikan diri ke America ini disebut-sebut sebagai Sherlock holmes dari Amerika. Kemampuannya dalam memimpin serta menyelidiki sebagian masalah kejahatan membuatnya sosok yang paling banyak dibicarakan dari pertama era 20.
![]() |
| William J. Burns |
Satu diantara kehebatannya dalam memecahkan masalah berlangsung pada th. 1910. Di mana William J. Burns dipekerjakan untuk mempelajari pemboman gedung Los Angeles Time yang memakan banyak koban jiwa.
Untuk memecahkan masalah itu, William J. Burns menyatukan beberapa strategi, satu yang menjadi fokus perhatiannya yaitu dinamit yang dipakai untuk mengebom gedung Los Angeles Time (Satu pemikiran yang hebat di jamannya). Lewat investgasi multi negara, ia mencari pembelian dinamit yang sukses bikin geger Negeri Paman Sam itu. Dari penelusurannya itu, tersingkap bila pemimpin serikat rakidal beli dinamit itu.
Tak lama dari penelusurannya itu, John McNamara juga di tangkap di Indiana (1911). Dari hasil investigasi pada akhirnya John McNamara mengaku bila ia yaitu dalang dari pengeboman mengerikan itu.
Selain masalah diatas, William J. Burns juga populer lantaran kepiawaiannya dalam mengungkapkan korupsi petinggi pemerintahan San Francisco (Eugene Schmitz serta Abe Ruef).
2. Ellis H. Parker
Bukanlah tanpa alasan gelar ‘Master Detective’ di tujukan padanya. Beragam masalah kejahatan sukses ia selesaikan. Ia sukses memecahkan teka-teki kejahatan yang misterius serta sulit untuk dipecahkan pada masanya. Ia pandai dalam mencari info, pandai dalam menyimpulkan tiap-tiap peristiwa serta hebatnya lagi ia pandai dalam membaca ekspresi wajah seorang.
Lain dengan William J. Burns yang disebut seseorang Directur biro investigasi (Pendahulu FBI) yang banyak memecahkan masalah ‘besar’, Ellis H. Parker yang disebut Kepala detective dari New Jersey umumnya memecahkan masalah didalam kota ‘kecilnya’ itu.
Ia umumnya memecahkan masalah pembunuhan dan penculikan di kotanya itu. Satu diantara yang populer yaitu saat ia sukses membuka pembunuh William Giberson (12/8/1922). Dari TKP (Tempat Peristiwa Perkara) dan hasil wawancara ia sukses menunjukkan bila pembunuh William Giberson yaitu isterinya sendiri! Ny. Luy Giberson.
Walau sebenarnya bila ditelisik lebih jauh, ketika berlangsung pembunuhan, Ny. Luy Giberson diketemukan dengan tangan serta kaki diikat. Apabila lihat TKP, kita bakal menganggap bila dirumah itu sudah berlangsung perampokan. Didalam kamar tidur tampak penggeledahan terburu-buru, laci sudah ditarik keluar dari almari, berisi dibuang ke lantai. Baju korban penuhi ruang dengan saku celana terkeluar.
Lantas dari mana Detective ini ‘berani’ menyimpulkan bila sang isteri sebagai dalang pembunuhan? Jawabannya yaitu dari olah TKP serta wawancara. Di TKP, Ellis H. Parker tak temukan ada pengerusakan pada pintu serta jendela. Itu mengisyaratkan bukanlah orang luar sebagai pelakunya namun orang dalam.
Lantas dari wawancara, sang isteri mengakui dibekap mulutnya serta diikat badannya oleh dua orang di dapur. Lantas, satu diantara mereka (yang mengikat tangan serta kakinya) masuk kedalam kamar tidur serta segera menembak suaminya. Dari pengakuannya itu, Ny. Giberson lihat momen mengerikan itu serta ia memberikan bila pembunuh yang membekap mulutnya pernah komplain kenapa rekannya itu mesti membunuh suaminya.
Walau sebenarnya dari olah KTP, sang detective yang ketika itu ada di dapur (tempat di mana Ny. Giberson di ikat serta dibekap) tidak bisa lihat kamar tidur lantaran tertutup oleh dinding. Lantas, bagaimana mungkin saja Ny. Giberson serta pembunuh yang membekap mulutnya bisa lihat momen pembunuhan itu?
Diluar itu, Detective Ellis H. Parker yang telah menyimpan kecurigaan pada Ny. Giberson segera mencari bukti yang lain yakni : senjata yang dipakai untuk membunuh. Ia menyakini bila senjata itu masih ada didalam tempat tinggal, lantaran tersangka akan tidak mempunyai saat yang banyak untuk sembunyikan senjata mematikan itu. Dan benar saja, faktanya senjata yang diprediksikan dipakai untuk membunuh William Giberson ada di atap almari cadangan!
Serta dari olah TKP juga diperoleh bukti beberapa surat cinta dari pria lain pada Ny. Giberson serta berasal dari surat cinta itu terungkap bila Ny. Giberson dan pria itu keduanya sama dimabuk cinta. Ia ikhlas membunuh sang suami yang setia kepadanya sepanjang bertahun-tahun untuk ‘kebebasan’ serta harta sang suami.
3. Marcel Guillaume
Detective kelahiran Perancis ini tak kalah hebatnya. Ia juga sukses melampaui kehebatan detective di masanya. Bila Detective William J. Burns sukses membuka kejahatan lewat penyamaran serta Investigasi, lantas Ellis H. Parker lewat olah TKP, wawancara serta dapat menilainya ekspresi muka, jadi Marcel Guillaume hebat dalam memecahkan permasalahan dari potongan badan korban.
![]() |
| Marcel Guillaume |
Satu diantara pembunuhan yang sukses ia ungkap yaitu pembunuhan Jean. Baptiste Noziere (1933). Ia sukses menyimpulkan kematian dari lelaki ini yaitu akibat keracunan barbiturat. Berbekal dari bukti itu, ia lantas mempelajari lebih jauh. Tenyata dalang dari pembunuhan itu yaitu Violette Noziere (18 th.) yang merupakan anak korban sendiri!
Marcel Guillaume yang menyimpan kecurigaan pada Violette Noziere (Hilang ketika terjadinya pembunuhan) mengecek arsip Violette. Dari penelusurannya itu, nyatanya Violette peroleh ‘barang’ itu lewat cara menyamarkan jati dirinya jadi dr. Dero.
Jalan Violette semakin mudah untuk membunuh orang tuanya dengan dipercayakannya dia untuk beli serbuk untuk kesehatan mereka (orangtua Violette) yang serbuk obat itu diganti dengan barbiturat yang digabung ke pada minuman orang tuanya. Dan, dapat ditebak sendiri minuman itu membua Sang ayah meregang nyawa keitika sang Ibu gawat.
Kasus Pembunuhan dengan Alibi Aneh
1. Rebutan Parkir Berakhir Maut
Momen ini berawal saat Brian Stevenson seseorang Detektif (polisi lokasi lokal) tengah lepas dinas serta bermaksud pergi kerumah makan. Namun sesampainya di sana Brian berdebat dengan Sian James, remaja pria 25 tahun dikarenakan rebutan parkiran mobil. Brian coba sabar serta berupaya menenangkan pemuda yang terus memakinya itu.
Dan Ia lantas memilih untuk tidak meladeninya, tetapi saat dia beranjak pergi ke mobilnya mendadak si pemuda memukulkan satu batu beton tepat di bagian belakang kepalanya. Brian rubuh serta terkapar di jalanan parkir, pemuda jahanam itupun kabur. Beberapa orang yang melihat peristiwa itu berupaya menyelamatkan nyawa Brian dengan membawanya kerumah sakit. Brian dinyatakan gegar otak berat dan selang 3 jam kemudian ia pun meninggal. Mirisnya hari kematian Brian bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke 38.
2. I Don't Like Mondays
Gadis cantik 16 tahun, Brenda Spencer resmi dinyatakan bersalah sebagai pelaku pembunuhan tunggal. Brenda diduga depresi berat akibat permasalahan keluarga pada kedua orang tuanya. Momen pembunuhan ini berlangsung pada senin pagi di kota San Diego, California. Pada saat itu murid-murid sekolah dasar Cleveland tengah baris berbaris bersama guru serta kepala sekolah mereka. Mendadak Brenda keluar dari rumah yang memanglah hanya berseberangan dengan sekolah itu.
Sembari membawa senjata api, Brenda menembakkan pistolnya ke arah murid-murid, guru serta kepala sekolah. 2 orang murid, guru serta kepala sekolah tewas seketika di tempat. Saat tertangkap Polisi dan tengah di Introgasi, Brenda ditanyakan alasannya mengapa ia tega berbuat kejam seperti itu. Jawabannya sungguh aneh serta mengagetkan, Brenda berkata saya sangat tidak suka dan saya paling benci dengan hari Senin, because I Don't Like Mondays.
3. Dampak Film Action The Matrix
Wanita bernama Tonda Lynn Ansley ini kelihatannya sangat menghayati film The Matrix. Hingga ia sampai berhalusinasi kalau ada seorang yang ingin membunuh dianya. Ketika dimalam hari Bos nya datang bertandang ke rumah Lynn dengan membawa seberkas pekerjaan agar segera dikerjakan oleh wanita itu. Tetapi Lynn berasumsi Bos nya mau membius serta mencuci otaknya. Segera Lynn berbalik masuk kamarnya serta mengambil sepucuk pistol. Tidak lama keluar, Ia pun nekat menembak wajah sang bos berkali-berkali.
4. Gagal Nonton Konser Avril Lavigne
Hanya dikarenakan kebelet ingin nonton Konser Avril Lavigne, seseorang pemuda 30 tahun bernama Robert Lyons sampai hati tega membunuh ibu kandungnya sendiri. Alasannya, sang Ibu menolak memberi uang pada Robert untuk membelikannya tiket konser. Robert berbalik masuk kamarnya serta mengambil satu botol Whiskey. Lalu Botol minuman alkohol itu ia pukulkan ke kepala sang Ibu sebanyak 2 kali. Kesadisannya tidak berhenti hingga di sini, Robert lantas membawa satu pisau dan menusukkan ke tubuh sang Ibu hingga ia meninggal dunia.
5. Photobom tak sengaja yang berbuah Kematian
Berlangsung pada seorang wanita cantik bernama Kim Pham walau sebenarnya apa yang di lakukannya bukan disengaja. Saat itu ia ada di club malam California dan menyaksikan dua orang wanita lain yang tengah photo selfie bersama.
Tak tahu lantaran kelamaan menanti mereka tidak juga usai ber selfie ria, Kim pada akhirnya jalan di depan mereka tetapi naas pas disaat jepretan kamera, tidak sengaja Kim turut terfoto dan menutupi mereka. Mungkin saja akibat efek minuman alkohol ke-2 wanita yang tidak dikenalnya ini menyerang Kim secara membabi buta, tanpa ada ampun mereka terus memukuli Kim hingga dirinya koma serta tidak sadarkan diri. Hanya beberapa hari mendapatkan perawatan dirumah sakit, Kim yang alami cedera berat di bagian kepalanya tidak dapat lagi diselamatkan nyawanya.
6. Akibat memutuskan Pertemanan di Facebook
Peristiwa ini terjadi pada sepasang suami istri bernama Billy Payne serta Billie Jean Hayworth. Jean meng unfriend (memutuskan) pertemanan di facebook dengan Jannele Potter yang sebelumnya mereka pernah bertengkar. Merasa harga dirinya dihina, Jannele mengadu pada Marvin Potter ayahnya.
Di hari itu juga, Marvin membawa sebagian rekan bersama dengan Jannele mendatangi rumah Jean yang waktu itu kebetulan ada suaminya, Billy. Sempat berlangsung cekcok mulut antara Jean serta Jannele hingga sang ayah bersama rekannya berbuat nekat membunuh Jean serta Billy. Keduanya ditemukan polisi tewas dengan beberapa lubang di kepala sambil sang Ibu masih memeluk bayinya, beruntung bayi mereka yang berumur 8 bulan tak turut jadi korban pembunuhan walau sedikit terluka dibagian tangannya.
7. Pelaku Kejahatan yang Alergi Musik Rap
Mempunyai mobil dengan sound sistem surround mutakhir memanglah mengagumkan. Namun jangan sampai suaranya gaduh sampai mengganggu orang lain. Seperti Jordan Davis menyetel musik Rap keras-keras di tempat parkir pom bensin. Entah karena sangat bising atau alergi dengan musik Rap, seseorang pria bernama Micheal Dunn menghampiri Jordan yang tengah ada didalam mobilnya. Tanpa ada kalimat teguran, dengan tenangnya Micheal menembak Jordan berkali-kali hingga ia tewas di tempat.
8. Nada pesan SMS di Bioskop
Ada didalam bioskop handphone memang wajib dimatikan dan tak cuma silent saja. Karena meskipun di silent suaranya, cahaya lampunya itu juga dapat mengganggu penonton yang lain. Peristiwa naas di bioskop ini berlangsung pada Chad Oulson serta istrinya saat melihat Film The Lone Survivor.
Chad selalu asyik memainkan Ponsel yang saat itu tengah chat sms dengan anaknya. Curtis Reeves pria 71 tahun seseorang mantan polisi yang duduk tidak jauh dari Chad terasa sangat terganggu karna bunyi dering pesan HP nya. Ia juga geram serta terus memaki Chad, tidak berhenti sampai disitu Curtis mengeluarkan pistolnya serta menembakkan ke dada Chad. Chad saat itu juga tewas ditempat sementara istrinya tertembak dibagian tangan.
9. Tidak Membagi Makanan Ringan
David Scott dan Roger Wilkes seorang pria dewasa berkelahi hanya dikarenakan rebutan camilan Cheetos. Walau sebenarnya mereka telah bersahabat lama sejak dari kecil. Momen ini berawal saat mereka tengah nongkrong dirumah David. Roger yang bertandang ke rumahnya membawa sebungkus Cheetos. Awalnya dia memberikan makanan ringannya saat David meminta, tetapi saat david minta nambah Roger menolaknya. Tak tahu karena merasa tersinggung atau tengah kerasukan setan koret.
David pergi ke dapur dan mengambil sebilah pisau. Tanpa banyak bertanya David menikam dada Roger berulang-kali yang tengah asyik makan Cheetos. Mendengar keributan ini beberapa tetangga rumah David mendatangi tempat tinggalnya dan mereka shock saat melihat tubuh Roger yang mati bersimbah darah.
Momen ini berawal saat Brian Stevenson seseorang Detektif (polisi lokasi lokal) tengah lepas dinas serta bermaksud pergi kerumah makan. Namun sesampainya di sana Brian berdebat dengan Sian James, remaja pria 25 tahun dikarenakan rebutan parkiran mobil. Brian coba sabar serta berupaya menenangkan pemuda yang terus memakinya itu.
Dan Ia lantas memilih untuk tidak meladeninya, tetapi saat dia beranjak pergi ke mobilnya mendadak si pemuda memukulkan satu batu beton tepat di bagian belakang kepalanya. Brian rubuh serta terkapar di jalanan parkir, pemuda jahanam itupun kabur. Beberapa orang yang melihat peristiwa itu berupaya menyelamatkan nyawa Brian dengan membawanya kerumah sakit. Brian dinyatakan gegar otak berat dan selang 3 jam kemudian ia pun meninggal. Mirisnya hari kematian Brian bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke 38.
2. I Don't Like Mondays
Gadis cantik 16 tahun, Brenda Spencer resmi dinyatakan bersalah sebagai pelaku pembunuhan tunggal. Brenda diduga depresi berat akibat permasalahan keluarga pada kedua orang tuanya. Momen pembunuhan ini berlangsung pada senin pagi di kota San Diego, California. Pada saat itu murid-murid sekolah dasar Cleveland tengah baris berbaris bersama guru serta kepala sekolah mereka. Mendadak Brenda keluar dari rumah yang memanglah hanya berseberangan dengan sekolah itu.
![]() |
| Brenda Spencer |
Sembari membawa senjata api, Brenda menembakkan pistolnya ke arah murid-murid, guru serta kepala sekolah. 2 orang murid, guru serta kepala sekolah tewas seketika di tempat. Saat tertangkap Polisi dan tengah di Introgasi, Brenda ditanyakan alasannya mengapa ia tega berbuat kejam seperti itu. Jawabannya sungguh aneh serta mengagetkan, Brenda berkata saya sangat tidak suka dan saya paling benci dengan hari Senin, because I Don't Like Mondays.
3. Dampak Film Action The Matrix
![]() |
| Tonda Lynn |
Wanita bernama Tonda Lynn Ansley ini kelihatannya sangat menghayati film The Matrix. Hingga ia sampai berhalusinasi kalau ada seorang yang ingin membunuh dianya. Ketika dimalam hari Bos nya datang bertandang ke rumah Lynn dengan membawa seberkas pekerjaan agar segera dikerjakan oleh wanita itu. Tetapi Lynn berasumsi Bos nya mau membius serta mencuci otaknya. Segera Lynn berbalik masuk kamarnya serta mengambil sepucuk pistol. Tidak lama keluar, Ia pun nekat menembak wajah sang bos berkali-berkali.
4. Gagal Nonton Konser Avril Lavigne
Hanya dikarenakan kebelet ingin nonton Konser Avril Lavigne, seseorang pemuda 30 tahun bernama Robert Lyons sampai hati tega membunuh ibu kandungnya sendiri. Alasannya, sang Ibu menolak memberi uang pada Robert untuk membelikannya tiket konser. Robert berbalik masuk kamarnya serta mengambil satu botol Whiskey. Lalu Botol minuman alkohol itu ia pukulkan ke kepala sang Ibu sebanyak 2 kali. Kesadisannya tidak berhenti hingga di sini, Robert lantas membawa satu pisau dan menusukkan ke tubuh sang Ibu hingga ia meninggal dunia.
5. Photobom tak sengaja yang berbuah Kematian
Berlangsung pada seorang wanita cantik bernama Kim Pham walau sebenarnya apa yang di lakukannya bukan disengaja. Saat itu ia ada di club malam California dan menyaksikan dua orang wanita lain yang tengah photo selfie bersama.
![]() |
| Kim Pham |
Tak tahu lantaran kelamaan menanti mereka tidak juga usai ber selfie ria, Kim pada akhirnya jalan di depan mereka tetapi naas pas disaat jepretan kamera, tidak sengaja Kim turut terfoto dan menutupi mereka. Mungkin saja akibat efek minuman alkohol ke-2 wanita yang tidak dikenalnya ini menyerang Kim secara membabi buta, tanpa ada ampun mereka terus memukuli Kim hingga dirinya koma serta tidak sadarkan diri. Hanya beberapa hari mendapatkan perawatan dirumah sakit, Kim yang alami cedera berat di bagian kepalanya tidak dapat lagi diselamatkan nyawanya.
6. Akibat memutuskan Pertemanan di Facebook
Peristiwa ini terjadi pada sepasang suami istri bernama Billy Payne serta Billie Jean Hayworth. Jean meng unfriend (memutuskan) pertemanan di facebook dengan Jannele Potter yang sebelumnya mereka pernah bertengkar. Merasa harga dirinya dihina, Jannele mengadu pada Marvin Potter ayahnya.
![]() |
| Marvin Potter // Billy Pane, Billie Jean Hayworth |
7. Pelaku Kejahatan yang Alergi Musik Rap
![]() |
| Michael Dunn |
Mempunyai mobil dengan sound sistem surround mutakhir memanglah mengagumkan. Namun jangan sampai suaranya gaduh sampai mengganggu orang lain. Seperti Jordan Davis menyetel musik Rap keras-keras di tempat parkir pom bensin. Entah karena sangat bising atau alergi dengan musik Rap, seseorang pria bernama Micheal Dunn menghampiri Jordan yang tengah ada didalam mobilnya. Tanpa ada kalimat teguran, dengan tenangnya Micheal menembak Jordan berkali-kali hingga ia tewas di tempat.
8. Nada pesan SMS di Bioskop
Ada didalam bioskop handphone memang wajib dimatikan dan tak cuma silent saja. Karena meskipun di silent suaranya, cahaya lampunya itu juga dapat mengganggu penonton yang lain. Peristiwa naas di bioskop ini berlangsung pada Chad Oulson serta istrinya saat melihat Film The Lone Survivor.
![]() |
| Curtis Reeves // Chad |
Chad selalu asyik memainkan Ponsel yang saat itu tengah chat sms dengan anaknya. Curtis Reeves pria 71 tahun seseorang mantan polisi yang duduk tidak jauh dari Chad terasa sangat terganggu karna bunyi dering pesan HP nya. Ia juga geram serta terus memaki Chad, tidak berhenti sampai disitu Curtis mengeluarkan pistolnya serta menembakkan ke dada Chad. Chad saat itu juga tewas ditempat sementara istrinya tertembak dibagian tangan.
9. Tidak Membagi Makanan Ringan
David Scott dan Roger Wilkes seorang pria dewasa berkelahi hanya dikarenakan rebutan camilan Cheetos. Walau sebenarnya mereka telah bersahabat lama sejak dari kecil. Momen ini berawal saat mereka tengah nongkrong dirumah David. Roger yang bertandang ke rumahnya membawa sebungkus Cheetos. Awalnya dia memberikan makanan ringannya saat David meminta, tetapi saat david minta nambah Roger menolaknya. Tak tahu karena merasa tersinggung atau tengah kerasukan setan koret.
David pergi ke dapur dan mengambil sebilah pisau. Tanpa banyak bertanya David menikam dada Roger berulang-kali yang tengah asyik makan Cheetos. Mendengar keributan ini beberapa tetangga rumah David mendatangi tempat tinggalnya dan mereka shock saat melihat tubuh Roger yang mati bersimbah darah.
Langganan:
Postingan (Atom)
















